Siap-Siap, WhatsApp Bakal Hentikan Layanan untuk HP Jadul

Jika tetap ingin bertukar pesan lewat WhatsApp, pengguna Android dan iPhone lawas perlu bersiap melakukan upgrade atau menggantinya dengan versi yang lebih baru.

RUANG PUBLIK , INTERMEZZO

Jumat, 01 Feb 2019 17:35 WIB

Author

Adi Ahdiat

Siap-Siap, WhatsApp Bakal Hentikan Layanan untuk HP Jadul

Ilustrasi: Aplikasi Whatsapp (Foto: Anton/Pexel)

Tepatnya 1 Februari 2020, WhatsApp akan menghentikan layanan untuk telepon seluler model lawas alias jadul.

Dalam situs resminya, WhatsApp mengumumkan bahwa mereka tidak lagi melakukan pengembangan untuk Android versi 2.3.7 (Gingerbread) dan juga iOS 7.

Para pengguna operating system jenis itu tidak bisa lagi membuat akun baru, dan mulai tahun depan WhatsApp mereka bisa berhenti berfungsi secara mendadak.

Dalam lansiran Dailymail.co.uk, pihak WhatsApp mengatakan bahwa kebijakan ini diambil karena mereka hendak berfokus pada telepon seluler yang lebih banyak digunakan orang-orang di dunia dalam tujuh tahun ke depan.

WhatsApp juga menyebut bahwa Android Gingerbread dan iOS 7 tidak mampu lagi mewadahi pengembangan fitur-fitur mereka di masa mendatang.

Jika tetap ingin bertukar pesan lewat WhatsApp, para pengguna Android dan iPhone lawas perlu bersiap untuk melakukan upgrade atau menggantinya dengan versi yang lebih baru.


(Dari berbagai sumber)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - INTERMEZZO

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.