Share This

WhatsApp Tambahkan Fitur Telepon Gratis

Pasca-diakuisisi Facebook sebesar US$19 miliar (Rp228 triliun), plikasi layanan pesan, WhatsApp akan menambahkan fitur telepon gratis untuk 450 juta pelanggan pada tahun ini.

INTERMEZZO

Rabu, 26 Feb 2014 22:01 WIB

WhatsApp Tambahkan Fitur Telepon Gratis

WhatsApp, Telepon Gratis

KBR68H – Pasca-diakuisisi Facebook sebesar US$19 miliar (Rp228 triliun), plikasi layanan pesan, WhatsApp akan menambahkan fitur telepon gratis untuk 450 juta pelanggan pada tahun ini.

CEO WhatsApp, Jan Koum mengatakan, tujuan aplikasi miliknya membuat layanan telepon pada kuartal kedua tahun ini untuk memperluas daya tariknya meraup lebih banyak pengguna.

"Kami menambahkan fitur panggilan telepon ke WhatsApp yang memungkinkan banyak orang saling terhubung dengan teman dan orang yang mereka sayangi di belahan dunia manapun," ungkap Koum pada Senin (24/2) dalam ajang Mobile World Congress (MWC) di Barcelona.

Koum memastikan tidak ada perubahan yang akan dihadapi oleh konsumen setelah aplikasi ini resmi menjadi milik Facebook. WhatsApp akan tetap menjadi perusahaan mandiri namun dengan industri dan bisnis yang sedikit berubah.

Dikabarkan, fitur telepon gratis ini dipastikan dapat dinikmati oleh pengguna smartphone berbasis Android dan iOS mulai kuartal dua atau sekitar bulan April-Juni tahun ini. Sedangkan untuk pengguna BlackBerry dan Windows Phone, fitur baru ini menyusul kemudian. (reuters)

Editor: Anto Sidharta

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.