Share This

Lenovo Raup Keuntungan Besar dari Penjualan Smartphones

Perusahaan pembuat komputer Lenovo Group mengklaim sukses meningkatkan pendapatnya hingga 30 persen di kuartal pertama berkat penjualan smartphones dan perangkat mobile lainnya.

INTERMEZZO

Jumat, 14 Feb 2014 11:17 WIB

lenovo, smartphones

Perusahaan pembuat komputer Lenovo Group mengklaim sukses meningkatkan pendapatnya hingga 30 persen di kuartal pertama berkat penjualan smartphones dan perangkat mobile lainnya. 


Pabrikan komputer PC itu menyatakan di kuartal pertama sampai 31 Desember 2013, mereka mampu meraup keuntungan hingga Rp 3.1 triliun. Sementara total jumlah pemasukan juga naik 15 persen menjadi Rp 119 triliun. 


Total, penjualan smartphones dan peralatan mobile lainnya meningkat 73 persen atau mencapai Rp 20 triliun. Penjualan laptop, yang menyumbang setengah pemasukan perusahaan, naik 11 persen menjadi Rp 64 triliun. Sementara pemasukan dari PC ikut naik 12 persen menjadi Rp 38 triliun. 


Lenovo membeli sebagian bisnis server IBM Corp. seharga Rp 27 triliun pada Januari dan seminggu kemudian mereka membeli bisnis Motorola smartphone dari Google Inc. dengan harga Rp 34 triliun. (yahoo) 


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.