Share This

Lenovo Lanjutkan Rencana Pembelian IBM

Perusahaan komputer Cina Lenovo melanjutkan pembicaraan mengenai rencana pembelian International Business Machines Corp (IBM). Pembelian ini dilakukan untuk diversifikasi pasar menyusul menyusutnya penjualan komputer personal (PC).

INTERMEZZO

Selasa, 21 Jan 2014 12:21 WIB

Author

Rumondang Nainggolan

Lenovo Lanjutkan Rencana Pembelian IBM

Lenovo, IBM

KBR68H - Perusahaan komputer Cina Lenovo melanjutkan pembicaraan mengenai rencana pembelian International Business Machines Corp (IBM). Pembelian ini dilakukan untuk diversifikasi pasar menyusul menyusutnya penjualan komputer personal (PC). 


Tahun lalu, kedua perusahaan ini gagal mencapai kesepakatan karena perbedaan nilai tawar. IBM mengajukan penawaran senilai 4-6 miliar Dollar Amerika atau sekitar Rp 72 triliun. Namun Lenovo menyatakan hanya akan menawar seharga 2,5 miliar Dollar Amerika atau sekitar Rp 30 triliun. 


Perusahaan komputer personal terbesar dunia tersebut mengatakan, pembicaraan akan dimulai pada Selasa waktu setempat yang akan membahas mengenai potensi akuisisi. IBM juga rencananya akan mengumumkan pendapatan mereka pada kuartal keempat pada hari Selasa. 


Pada kuartal sebelumnya, pendapatan perusahaan ini meleset dari ekspektasi karena terjadi penurunan hingga 40 persen dalam penjualan perangkat keras (hardware) di Cina. (Reuters)


Editor: Antonius Eko 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.