Share This

John Chen: Jadi CEO BlackBerry, Saya Abnormal

KBR68H

INTERMEZZO

Senin, 13 Jan 2014 10:21 WIB

Author

Doddy Rosadi

John Chen: Jadi CEO BlackBerry, Saya Abnormal

john chen, blackberry, android

KBR68H – Chief executive BlackBerry John Chen membandingkan perusahaan yang dipimpinnya itu seperti pasien yang perlu perawatan medis yang serius. Dia bertindak sebagai dokter bedahnya.

“CEO lain mungkin akan berkata, saya ingin pekerjaan yang aman dan lebih mudah, tetapi saya adalah abnormal,”kata Chen.

Dia sudah punya rencana untuk menyelamatkan BlackBerry dari kehancuran yaitu kembali ke akar bisnis utamanya, terurama di industri seperti Wall Street dan juga pemerintahan. Di industri tersebut, kata Chen, BlackBerry tidak punya saingan yang berat.

“Namun, BlackBerry harus bergerak cepat. Mereka yang saat ini masih menggunakan BlackBerry, sebagian besar masih memakai sistem operasi versi lama,”ungkap Chen.

Tugas yang diembam Chen saat ini tidak kalah berat dibandingkan tugasnya sebagai CEO Sybase. Ketika itu, Chen harus menyelamatkan Sybase dari persaingan dengan nama-nama besar seperti Microsoft dan Oracle.

Kunci pertama untuk membangkitkan kembali BlackBerry adalah bekerja dengan pebisnis yang menggunakan server software. Karena, kata Chen, mereka yang punya peluang besar untuk tetap bertahan bersama BlackBerry.

“Saya pikir saya akan menjual server dulu pertama-tama, karena penjualan server akan mendongkrak penjualan device BlackBerry,”jelasnya.

Software terbaru BlackBerry dikenal dengan nama BlackBerry Enterprise Service 10. Server tersebut juga bisa menangani iPhones dan Android, serta BlackBerry versi lama dan baru. Chen juga ingin BlackBerry semakin dekat dengan pelanggan. Salah satu rencana yang akan dilakukan adalah, BlackBerry akan membuka kantor penjualan di Wall Street di New York, pembangunan fasilitas penelitian di Washington D.C dan kantor di Bay Area.

Bisnis utama yang akan dikembangkan Chen adalah BlackBerry Messenger. Saat ini, BBM sudah kalah bersaing dengan WhatsApp, Line dan iMessage serta produk lain yang serupa. Namun, Chen menuturkan, masih ada 83 juta pengguna BBM yang aktif dan setengahnya menggunakan Android dan iOS. Baru-baru ini, Chen menggandeng perusahaan Korea LG untuk menginstall langsung BBM di telepon pintar buatan perusahaan tersebut. (Recode.net)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.