NUSANTARA

Longsor Bandung Barat, 11 Orang Hilang

"Banjir bandang dan longsor menerjang beberapa titik di Kecamatan Cipongkor dan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (24/3/2024)."

Longsor Bandung Barat, 11 Orang Hilang
Foto udara permukiman yang tertimbun material longsor di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (28/3/2024). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

KBR, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan korban hilang imbas banjir bandang dan tanah longsong di Kabupaten Bandung Barat, Jawa barat, bertambah menjadi 11 orang.

Juru bicara BNPB Abdul Muhari menyebut 1 orang korban berasal dari Kecamatan Rongga dan 10 orang dari Desa Cipongkor.

"Jadi total korban hilang akibat banjir dan longsor di Bandung Barat ini ada 11. Yang untuk 1 orang hilang di Kecamatan Rongga itu masih dalam upaya pencarian," ujar Abdul Muhari dalam konferensi pers di kanal Youtube BNPB, Kamis (28/3/2024).

Muhari mencatat sebanyak 527 orang mengungsi dan 30 rumah rusak. Dia mengatakan BNPB menyiapkan Dana Siap Pakai sebesar Rp550 juta untuk penanganan bencana ini.

"Kebutuhan logistik permakanan dan sandang kemarin kami sudah pastikan itu bisa tercukupi dengan baik dan kami harapkan masyarakat yang saat ini mengungsi tidak terlalu lama tinggal di tempat pengungsian," ucapnya.

Ia mengimbau masyarakat waspada karena ada potensi longsor susulan imbas intensitas hujan yang masih tinggi.

"Di Kecamatan Rongga ini masih ada 45 unit rumah lainnya yang terancam bencana susulan," kata Muhari.

Banjir bandang dan longsor menerjang beberapa titik di Kecamatan Cipongkor dan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (24/3/2024).

Baca juga: Longsor di Bandung Barat, Pencarian Korban Menggunakan Alat Seadanya

Editor: Wahyu S.

  • bencana hidrometereologi
  • Longsor
  • Jawa Barat
  • bencana alam

Komentar (0)

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!