Kumpulkan Menteri, Luhut: Menteri Juga Harus Mendengar, Bukan Hanya Didengar

"Jangan menteri maunya hanya didengar saja. Kita harus bisa mendengar dari bawah. Sekarang ini bagaimana idenya itu diisi."

BERITA | NASIONAL

Rabu, 11 Des 2019 14:33 WIB

Author

Resky Novianto

Kumpulkan Menteri, Luhut: Menteri Juga Harus Mendengar, Bukan Hanya Didengar

Menko Maritim Luhut Panjaitan. (Foto: ANTARA/Sigid Kurniawan)

KBR, Jakarta -  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengumpulkan beberapa menteri dan pimpinan lembaga pemerintah non kementerian.

Acara itu digelar di Kantor Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) untuk berdiskusi ringan dan mendengar paparan dari ahli manajemen asal Jerman, Otto Scharmer.

Luhut mengatakan, dari diskusi tersebut, ia mengerti bagaimana seorang menteri juga harus mendengar pendapat, dan bukan melulu harus didengarkan.

Ia menyebut, pertemuan bersama dengan diskusi kecil penting dilakukan untuk memperlancar komunikasi.

"Saya pikir sebenarnya ini dibutuhkan (diskusi dan paparan), tidak ada yang salah. Saya sudah melakukan semacam ini supaya menyatukan, jangan kita terkotak-kotak. Kita kan menteri belajar mendengar juga kan. Jangan menteri maunya hanya didengar saja. Kita harus bisa mendengar dari bawah. Sekarang ini bagaimana idenya itu diisi," kata Luhut di Kantor Lemhanas Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Luhut mengatakan dirinya ingin mendengar karena ingin didengar. Menurutnya, pandangan-pandangan baru dari para tamu undangan perlu dicermati dan didengarkan, sebagai penambah khasanah wawasan.

Ia pun berjanji akan menggelar pertemuan serupa di lain waktu, untuk sekedar penyegaran dan refleksi ringan jajaran pemerintahan.

"Nanti saya kira dilihat dengan topik-topik tertentu, sambil membangun kebersamaan tinggal cari pakarnya siapa yang akan hadir. Ada Otto Scharmer, dia mahaguru dalam bidang manajemen ekonomi, sehingga dia bisa melihat bagaimana Indonesia. Karena ada Otto, orang yang ahli di bidang teori, bagaimana sih, dan juga membuat refleksi diri saya sendiri," kata Luhut.

Dalam acara ini Profesor Otto Scharmer asal Jerman memaparkan teori presencing (perpaduan antara presence dan sensing). Otto menyampaikan beberapa teori dasar mengenai cara berpikir, dan membedah pemikiran seorang manusia atas dirinya sendiri.

Pertemuan hari ini turut hadir juga Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Hadir juga Mari Elka Pangestu yang pernah menjabat Menteri Perdagangan (Mendag) dan Menteri Pariwisata (Menpar) di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Jaksa Agung Diminta Klarifikasi Pernyataan bahwa Tragedi Semanggi I-II Bukan Pelanggaran HAM Berat