Eva Bande dan Kelompok 'Sedulur Sikep', Raih Yap Thiam Hien Award 2018

Juri Yap Thiam Hien Award 2018: "Ibu Eva Bande merepresentasikan person perjuangan, dalam bentuk person. Dan Sedulur Sikep merepresentasikan sebuah komunitas."

BERITA , NASIONAL

Rabu, 12 Des 2018 15:28 WIB

Author

Astri Yuanasari

Eva Bande dan Kelompok 'Sedulur Sikep', Raih Yap Thiam Hien Award 2018

KBR, Jakarta - Yayasan Yap Thiam Hien memutuskan memilih aktivis perempuan asal Sulawesi Tengah, Eva Susanti Hanafie Bande serta komunitas Sedulur Sikep di Jawa Tengah sebagai pemenang Yap Thiam Hien Award 2018.

Pengumuman dibacakan oleh salah satu juri penghargaan, yaitu Imdadun Rahmat dalam konferensi pers di gedung Dewan Pers, Rabu (12/12/2018).

Penghargaan Yap Thiam Hien 2018 tersebut diberikan  kepada dua nama yang dianggap memiliki kontribusi besar dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Penerima Yap Thiam Hien Award 2018 adalah Saudari Eva Bande dan kawan-kawan Sedulur Sikep. Jadi berbeda dengan tahun yang lalu, hanya satu orang. Untuk tahun ini Yayasan Yap Thiam Hien Award dan kami tim juri, memilih untuk memilih lebih dari satu orang. Ibu Eva Bande merepresentasikan person perjuangan, dalam bentuk person. Dan Sedulur Sikep merepresentasikan sebuah komunitas,” ujar Imdadun di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu, (12/12/2018).

Baca juga:


Peraih Yap Thiam Hien karena Berjuang Tanpa Kekerasan

Imdadun mengatakan, pertimbangan juri memilih Eva Bande dan Sedulur Sikep adalah karena keduanya merupakan sosok dengan perjuangan panjang menjaga dan merawat bumi nusantara. Mereka berjuang mempertahankan tanah adat dari kerusakan  lingkungan.

Ketua Dewan Pers Yosep 'Stanley' Adi Prasetyo yang juga merupakan salah satu juri mengatakan, pemilihan kedua pemenang didasarkan pada perjuangan mereka tidak dengan jalan kekerasan.

“Hal yang penting di dalam kami memilih dua nominee ini menjadi pemenang, Eva Bande dan Sedulur Sikep adalah keduanya ini memilih jalan nonviolence. Ketika melakukan gerakan-gerakan itu, dimulai dari gerakan yang kecil, kemudian menginspirasi kelompok-kelompok masyarakat sekitarnya untuk memberikan dukungan. Dan pilihan itu juga dipadukan dengan budaya setempat, local wisdom, dan itu menghasilkan suatu kekuatan yang luar biasa," kata Stanley.

Penghargaan Yap Thiam Hien 2018 akan diserahkan kepada pemenang pada malam penganugerahan yang rencananya akan dilaksanakan  pada pertengahan Januari 2019 mendatang.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pansel Capim KPK Diminta Tak Loloskan Kandidat Bermasalah