Share This

6 Partai Sepakat Koalisi di Pilkada Banyumas

Sementara PAN masih menunggu keputusan pusat untuk gabung dalam koalisi

BERITA , NUSANTARA

Jumat, 15 Des 2017 20:50 WIB

6 Partai Sepakat Koalisi di Pilkada Banyumas

Ilustrasi (kesbangpol.kemendagri.go.id)

KBR, Banyumas- Koalisi Peduli Banyumas (KPB) yang terdiri dari 6 partai politik akan mengusung bekas Bupati Banyumas Mardjoko maju dalam pemilihan kepala daerah Banyumas pada 2018. Keenam partai politik itu yaitu Golkar, PKS, Gerindra, PPP, Demokrat, dan PKB.

Ketua KPB, Wisnu Suhardono mengatakan, nama pendamping Mardjoko nantinya akan diputuskan oleh PKB.

“Kita sudah membicarakan. Prinsipnya, PKB ikut koalisi Golkar di Banyumas bersama dengan kawan-kawan yang lain. Kita menghormati PKB, atas persetujuan kawan- kawan lain. Karena itu PKB kita beri prioritas untuk mengusung calon wakil bupati. Maka, karena mereka tidak punya kader yang mumpuni, terutama secara ilmiah, masuk dalam survei (calon bupati),” jelas Wisnu Suhardono, Jumat (15/12).

Wisnu Suhardono menambahkan PAN juga menyatakan ketertarikannya masuk dalam koalisi. Namun mereka masih menunggu keputusan dari pusat. Ujar Wisnu, deklarasi calon bupati dan wakil dari koalisi akan dilakukan awal Januari mendatang.

Pasangan Mardjoko diperkirakan akan melawan petahana Akhmad Husein yang kemungkinan akan diusung PDI Perjuangan. Namun, saat ini PDI Perjuangan belum memutuskan nama calon.

Editor: Dimas Rizky 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.