Bagikan:

Ini Sebab 11 WNA Cina yang Terjaring Razia di Tempat Karaoke Tak Ditahan

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Cilacap hanya berkoordinasi dengan Dirjen Imigrasi.

BERITA | NUSANTARA

Rabu, 28 Des 2016 19:27 WIB

Ini Sebab 11 WNA Cina yang Terjaring Razia di Tempat Karaoke Tak Ditahan

Ilustrasi (Foto: Antara)


KBR, Cilacap- 11 Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok terjaring razia yang digelar Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Cilacap, Jawa Tengah di salah satu tempat karaoke kota Cilacap, Rabu dini hari (28/12/2016). Ketika diminta petugas, mereka tak bisa menunjukkan paspor atau dokumen keimigrasian  yang lain.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas 2 Cilacap, Maman Budiman mengatakan pihaknya baru mendapat laporan sekira pukul 15.00 WIB. Dia mengatakan dokumen ke 11 WNA tersebut lengkap. Kata dia, ke-11 WNA tersebut merupakan Tenaga Kerja Asing (TKA) dan merupakan pekerja di proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa Tengah ekspansi Cilacap 2, Karangkandri, Adipala.

"Lengkap, dokumennya lengkap. Nanti kami rilis, tapi terlebih dulu akan memberitahukan ke pihak Dirjen (imigrasi-red). Kan harus tahu dulu.  Yang jelas dokumennya lengkap. Kalau pelanggaran keimigrasiannya tidak ada. Mereka kan mungkin refresh, sehingga sampai ke situ setelah bikin acara sehingga sampai di situ," jelas Kepala Kantor Imigrasi kelas 2 Cilacap, Maman Budiman, saat dihubungi KBR, Rabu sore (28/12/2016)

"Dokumen nggak dibawa, itu kan hanya pelanggaran biasa saja. (Posisi kerja TKA) saya belum melihat Pak. Ini kan proses pemeriksaan legalitas dan hukum, mereka (Kontraktor pengerjaan PLTU) baru setengah jam lalu, untuk memberikan data-data mengenai TKA tersebut," tambahnya.

Lebih lanjut Maman Budiman menjelaskan, secara keimigrasian, ke-11 Tenaga Kerja Asing (TKA) tersebut tidak ada pelanggaran. Mereka hanya melanggar karena tidak membawa dokumen keimigrasian ketika keluar dari tempat kerjanya.  Pihak BNNK juga tak menahan mereka melainkan berkoordinasi langsung dengan Kantor Imigrasi Cilacap.

Editor: Dimas Rizky

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Aturan Jilbab Sekolah Negeri, Lampu Kuning Arah Pendidikan

Most Popular / Trending