Keith Haring: AIDS dan Pesan Perdamaian Lewat Seni Jalanan

Karya Harring juga dianggap sebagai respons dari budaya jalanan New York tahun 1980an yang diekspresikan dengan konsep kelahiran, kematian, seksualitas dan perang.

BERITA

Kamis, 04 Des 2014 18:02 WIB

Author

Asrul Dwi

Keith Haring: AIDS dan Pesan Perdamaian Lewat Seni Jalanan

keith haring, aids, perdamaian, seni, mural

Tanggal 1 Desember dikenal sebagai Hari AIDS internasional. Penyakit ini juga yang melatarbelakangi karya-karya Keith Harring, seorang seniman jalan ternama di New York. The big apple memang sudah lama dieksplorasi para seniman jalanan, termasuk Jean-Michel Basquiat dan terakhir Banksy, sebagai ‘kanvas’ raksasa mereka.

Simbol soal epidemi AIDS bisa ditemukan di karya Haring yang berjudul Untitled (cat no. 27), serta Silence = Deathyang menggambarkan ketakacuhan orang-orang terdahap AIDS kala itu dan ada juga sketsa Weeping Woman.

Karya Harring ditandai dengan garis yang tegas serta warna yang cerah dan figur yang aktif membawa pesan soal kehidupan dan persatuan. Karya Haring memang seringkali kental dengan nuansa politis dan gaya visualnya diakui sebagai bahasa visual abad ke-20. The Radiant Baby, gambar bayi yang mengeluarkan cahaya dari tubuhnyam menjadi simbol identitas dari setiap karya Harring.

Simbol ini juga yang menjadi salah satu karya Harring yang paling terkenal – ini melambangkan harapan Harring terhadap masa depan dan ketertarikannya terhadap Kristianitas. Karya Harring juga dianggap sebagai respons dari budaya jalanan New York tahun 1980an yang diekspresikan dengan konsep kelahiran, kematian, seksualitas dan perang.

Juni 1989, Haring membuat mural di jendela belakang gereja Sant Antonio di Pisa, Italia. . Lukisan “Tuttomondo” yang berarti ‘seluruh dunia’ itu bercerita tentang perdamaian dan harmonisasi dunia. Ini bisa dilihat dari simbol-simbol yang ditampilkan melalui 30 bentuk yang berbeda. Tiap bentuk itu mewakili bermacam aspek dari perdamaian itu sendiri, antara lain figure manusia gunting yang merupakan simbol solidaritas manusia dalam mengalahkan kejahatan, perempuan dengan bayi dalam sebagai simbol kelahiran, dan duan orang yang menyokong lumba-lumba adalah simbol hubungan manusia dengan alam.

Tuttomondo menjadi karya publik Haring yang terakhir. Pada 16 Februari 1990, Keith Haring meninggal dunia. Selain karya-karya yang dikenal hingga sekarang, Haring juga mendiirikan Keith Harring Foundation, sebuah yayasan nirlaba yang mendampingi anak-anak di bidang pendidikan, penelitian dan kepedulian terhadap AIDS, sesaat setelah dia terdiagnosa pada tahun 1988.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Bekas Napi Koruptor Harus Jeda Lima Tahun Sebelum Maju di Pilkada