Pengamanan Malam Tahun Baru, Polisi Utamakan Tindakan Preventif

KBR68H, Jakarta - Kepala Kepolisian RI Jenderal (Pol) Sutarman mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan 1.900 lebih pos polisi yang tersebar di seluruh Indonesia untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru.

BERITA

Selasa, 31 Des 2013 15:43 WIB

Author

Doddy Rosadi

Pengamanan Malam Tahun Baru, Polisi Utamakan Tindakan Preventif

malam tahun baru, pengamanan, preventif

KBR68H, Jakarta - Kepala Kepolisian RI Jenderal (Pol) Sutarman mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan 1.900 lebih pos polisi yang tersebar di seluruh Indonesia untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru. Menurut Sutarman, personel yang disiapkan terkait pengamanan tersebut berjumlah sekitar 192.000 lebih.

Dia mengatakan, pengamanan Natal dan Tahun Baru dimulai sejak 23 Desember 2013. Pengamanan sudah disebar ke tempat-tempat umum yang rawan kejahatan seperti terminal, pelabuhan, bandara, tempat wisata, hingga rumah ibadah. Apa saja fokus pengamanan yang akan dilakukan polisi pada pengamanan malam Tahun Baru? Simak perbincangan penyiar KBR68H Agus Luqman dan Rumondang Nainggolan dengan juru bicara Polda Jakarta Boy Rafli dalam program Sarapan Pagi.

Bagaimana fokus pengamanannya apa saja?

Memang pengamanan malam tahun baru ini bagian dari rangkaian pengamanan Operasi Lilin yang sudah berjalan sampai tanggal 1 malam nanti. Tentu petugas kepolisian sudah ada tugas-tugasnya untuk mengedepankan langkah-langkah preventif upaya deteksi dini terhadap berbagai potensi dan tentu kita kerjasama dengan semua pihak masyarakat, jajaran TNI, pemerintah daerah untuk mengelola kegiatan masyarakat yang tentu malam ini berpusat di beberapa lokasi di tiap-tiap daerah. Jadi di tiap daerah itulah telah disiapkan rencana pengamanan masing-masing dengan menunjuk para perwira pengendali kita di lapangan yang akan bersama dengan masyarakat sampai dengan dini hari nanti bahkan seterusnya. Jadi kita 24 jam tidak pernah berhenti hanya memang ada intensitas kegiatan di lapangan yang harus kita kelola bersama, sehingga kita berharap rangkaian kegiatan masyarakat ini dapat berjalan lancar, aman, dan tertib.
 
Kalau di kerumunan bagaimana caranya mengidentifikasi itu mencurigakan atau apa?

Semua dalam kaitan pengawasan kegiatan masyarakat tentu kita mengedepankan upaya-upaya preventif dan deteksi dini baik itu di pusat keramaian terminal, stasiun, pelabuhan. Itu sudah ada prosedur tetap yang dilakukan, jadi dengan tidak bermaksud mengganggu kegiatan dan kenyamanan masyarakat ya kita berharap masyarakat apabila harus menjalani pemeriksaan terhadap barang-barang yang dibawa dalam rangkaian kegiatannya di tempat-tempat pusat hiburan, hotel berbintang mohon dimaklumi.

Adakah himbauan atau masyarakat supaya tidak melakukan sesuatu menjelang tahun baru?

Kita berharap janganlah melakukan hal-hal yang dapat merugikan masyarakat. Jangan membawa hal-hal yang membahayakan seperti senjata tajam, senjata api yang kita harapkan dapat dijaga oleh masyarakat sehingga tidak meningkat ancaman gangguan di tengah masyarakat kita.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Lambannya Pencairan Bansos di masa PPKM Darurat

Kabar Baru Jam 8

Platform Para Pekerja untuk Saling Berbagi

Kabar Baru Jam 10