Share This

Presiden Didesak Segera Proses Pergantian Panglima, Ini Alasannya

"Komisi I yang tugasnya nanti fit and proper test calon Panglima TNI itu akan melaksanakan reses sampai 14 januari"

BERITA , NASIONAL

Kamis, 23 Nov 2017 22:14 WIB

Panglima TNI Gatot Nurmantyo. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Wakil Ketua Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mengatakan  pergantian Panglima TNI Gatot Nurmantyo harus dilakukan pada bulan ini. Alasannya, selain mendekati reses Komisi I, pada Januari 2018 juga menjadi persiapan bagi panglima TNI baru menghadapi Pemilu.

"Nah, saya ingin menyampaikan pada tanggal 13 Desember kurang beberapa hari lagi DPR RI wabil khusus Komisi I yang tugasnya nanti  fit and proper test  calon Panglima TNI itu akan melaksanakan reses sampai 14 januari (2017)," kata politikus PDIP dalam sebuah diskusi , Kamis (23/11/17).

TB Hasanuddin  khawatir bila tak dipercepat akan kelewatan. "Jadi kalau tidak di masa kerja sekarang, maka itu bisa-bisa bablas. Kita punya Panglima TNI dalam status pensiun jadi Purnawariwan. Itu tidak boleh terjadi."

Kata dia, Panglima TNI yang baru butuh orientasi setidaknya 2 bulan untuk membantu  pengamanan Pilkada dan Pemilu.

"Setidaknya harus ada orientasi satu bulan atau dua bulan oleh panglima yang baru nanti dalam mendistribusi pasukan TNI dalam membantu Polri," katanya.

Editor: Rony Sitanggang
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.