Share This

Dilaporkan Setnov, Pimpinan KPK: Paling Dipenjara, Tidak Sebanding dengan Derita Novel

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang selaku terlapor mengatakan, pelaporan ini merupakan resiko yang sudah diprediksi saat KPK mencoba menuntaskan sebuah perkara korupsi.

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: cats

Filename: helpers/widget_helper.php

Line Number: 731

Backtrace:

File: /var/www/html/new_kbrid2018/application/libraries/Smarty/libs/Smarty.class.php
Line: 1427
Function: call_user_func

File: /var/www/html/new_kbrid2018/application/helpers/widget_helper.php
Line: 731
Function: mutingErrorHandler

File: /var/www/html/new_kbrid2018/application/compiled/c3eaff5c501937faaf6885a8fe35d30345b6205b_0.file.single_page.tpl.php
Line: 72
Function: postCategory

File: /var/www/html/new_kbrid2018/application/libraries/Smarty/libs/sysplugins/smarty_template_resource_base.php
Line: 129
Function: content_5bcf01218408c4_96707452

File: /var/www/html/new_kbrid2018/application/libraries/Smarty/libs/sysplugins/smarty_template_compiled.php
Line: 199
Function: getRenderedTemplateCode

File: /var/www/html/new_kbrid2018/application/libraries/Smarty/libs/sysplugins/smarty_internal_template.php
Line: 159
Function: render

File: /var/www/html/new_kbrid2018/application/libraries/Smarty/libs/sysplugins/smarty_internal_runtime_subtemplate.php
Line: 174
Function: render

File: /var/www/html/new_kbrid2018/application/compiled/2eebff95d736f43972a03843ab7f8b165dac7d05_0.file.frame_site.tpl.php
Line: 423
Function: render

File: /var/www/html/new_kbrid2018/application/libraries/Smarty/libs/sysplugins/smarty_template_resource_base.php
Line: 129
Function: content_5bcfffe08c6a51_80101197

File: /var/www/html/new_kbrid2018/application/libraries/Smarty/libs/sysplugins/smarty_template_compiled.php
Line: 199
Function: getRenderedTemplateCode

File: /var/www/html/new_kbrid2018/application/libraries/Smarty/libs/sysplugins/smarty_internal_template.php
Line: 159
Function: render

File: /var/www/html/new_kbrid2018/application/libraries/Smarty/libs/sysplugins/smarty_internal_templatebase.php
Line: 191
Function: render

File: /var/www/html/new_kbrid2018/application/libraries/Smarty/libs/sysplugins/smarty_internal_templatebase.php
Line: 109
Function: _execute

File: /var/www/html/new_kbrid2018/application/controllers/Home.php
Line: 259
Function: display

File: /var/www/html/new_kbrid2018/index.php
Line: 319
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: cats

Filename: helpers/widget_helper.php

Line Number: 732

Backtrace:

File: /var/www/html/new_kbrid2018/application/libraries/Smarty/libs/Smarty.class.php
Line: 1427
Function: call_user_func

File: /var/www/html/new_kbrid2018/application/helpers/widget_helper.php
Line: 732
Function: mutingErrorHandler

File: /var/www/html/new_kbrid2018/application/compiled/c3eaff5c501937faaf6885a8fe35d30345b6205b_0.file.single_page.tpl.php
Line: 72
Function: postCategory

File: /var/www/html/new_kbrid2018/application/libraries/Smarty/libs/sysplugins/smarty_template_resource_base.php
Line: 129
Function: content_5bcf01218408c4_96707452

File: /var/www/html/new_kbrid2018/application/libraries/Smarty/libs/sysplugins/smarty_template_compiled.php
Line: 199
Function: getRenderedTemplateCode

File: /var/www/html/new_kbrid2018/application/libraries/Smarty/libs/sysplugins/smarty_internal_template.php
Line: 159
Function: render

File: /var/www/html/new_kbrid2018/application/libraries/Smarty/libs/sysplugins/smarty_internal_runtime_subtemplate.php
Line: 174
Function: render

File: /var/www/html/new_kbrid2018/application/compiled/2eebff95d736f43972a03843ab7f8b165dac7d05_0.file.frame_site.tpl.php
Line: 423
Function: render

File: /var/www/html/new_kbrid2018/application/libraries/Smarty/libs/sysplugins/smarty_template_resource_base.php
Line: 129
Function: content_5bcfffe08c6a51_80101197

File: /var/www/html/new_kbrid2018/application/libraries/Smarty/libs/sysplugins/smarty_template_compiled.php
Line: 199
Function: getRenderedTemplateCode

File: /var/www/html/new_kbrid2018/application/libraries/Smarty/libs/sysplugins/smarty_internal_template.php
Line: 159
Function: render

File: /var/www/html/new_kbrid2018/application/libraries/Smarty/libs/sysplugins/smarty_internal_templatebase.php
Line: 191
Function: render

File: /var/www/html/new_kbrid2018/application/libraries/Smarty/libs/sysplugins/smarty_internal_templatebase.php
Line: 109
Function: _execute

File: /var/www/html/new_kbrid2018/application/controllers/Home.php
Line: 259
Function: display

File: /var/www/html/new_kbrid2018/index.php
Line: 319
Function: require_once

, BERITA , NASIONAL

Jumat, 10 Nov 2017 11:58 WIB

Aktivis menggelar aksi dukungan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (18/10/2017). Aksi itu untuk mendukung KPK agar kembali menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP. (Foto: ANTARA/Hafidz Mubarak)

KBR, Jakarta - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan kinerja pemberantasan korupsi tidak akan terganggu meski dua pemimpin KPK dan 24 orang penyidiknya dilaporkan ke kepolisian oleh kuasa hukum Setya Novanto. 

Dua pemimpin KPK, Agus Rahardjo dan Saut Situmorang beserta 24 orang penyidik KPK dilaporkan tim kuasa hukum Setya Novanto ke Polri, terkait keputusan KPK melakukan pencekalan dan penerbitan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (Sprindik) terhadap Setya Novanto.

Merespon pelaporan Setya Novanto itu, Polri telah mengeluarkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) terhadap dua petinggi KPK dan para penyidiknya.

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang selaku terlapor mengatakan, pelaporan ini merupakan resiko yang sudah diprediksi saat KPK mencoba menuntaskan sebuah perkara korupsi.

Saut menegaskan KPK akan mengikuti proses hukum dan bakal kooperatif apabila kepolsian membutuhkan keterangan serta juga menyiapkan bantuan hukum untuk 24 penyidiknya tersebut.

"Saut Situmorang menandatangani itu bukan keinginan saya pribadi. Itu memang sistem yang bekerja. Penyidik juga yang mengajukan langkah-langkah berikutnya seperti apa, dan pimpinan yang memutuskan. Jadi langka itu sudah betul karena mereka bagian dari sistem. Itu menunjukkan bahwa sistem yang bekerja di KPK," kata Saut Situmorang di Kantor KPK, Jakarta, Jumat (10/11/2017). 

Baca juga:

Saut mengatakan apa yang dialaminya bersama sejumlah orang di KPK itu tidak sebanding dengan perjuangan penyidik senior KPK Novel Baswedan. 

Menurut Saut, pengorbanan Novel begitu besar sehingga menyebabkan kecacatan seumur hidup dibagian matanya. 

Karena itu, dia tetap berharap dan mendesak Kepolisian bisa segera menuntasan perkara tersebut.

"Saya baru dilaporin, kalau dipenjara paling-paling dihukum beberapa tahun. Ya, nggak hukuman mati kan? Dibandingkan dengan Novel yang sebegitu, sampai seumur hidupnya jadi seperti itu. Jadi, apa yang dialami pejuang-pejuang anti korupsi mudah-mudahan tidak terjadi lagi di kita di masa yang akan datang. Kita harus mengatur strategi," kata Saut.

Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK Aris Budiman, serta 24 penyelidik dan penyidik KPK disidik kepolisian atas dugaan surat palsu dan penyalahgunaan wewenang. 

Kasus ini bermula dari laporan Sandy Kurniawan yang merupakan anggota tim kuasa hukum Ketua DPR Setya Novanto. 

Pimpinan dan pegawai KPK itu diduga memalsukan surat dan menyalahgunakan wewenang terkait surat pencegahan ke luar negeri terhadap Setya Novanto. 

Kapolri Tito Karnavian mengatakan meskipun perkara tersebut sudah masuk tahap penyidikan namun Ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang masih berstatus terlapor. Begitu juga Direktur Penyidikan KPK Aris Budiman serta beberapa penyidik juga menjadi berstatus terlapor dalam perkara tersebut.

Baca juga:

Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.