Share This

[Pilkada 2018] Pencalonan Kelar, Khofifah Mundur jadi Mensos

"Sudah mengerucut dua nama. Sedang dikomunikasikan dengan partai pendukung."

BERITA , NASIONAL

Kamis, 09 Nov 2017 22:17 WIB

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/10). (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan akan mengundurkan diri sebagai  menteri  jika seluruh persiapan pencalonannya di Pilkada Jawa Timur mendatang selesai. Meskipun sudah mengantongi deklarasi dukungan dari lima partai,  Khofifah mengatakan belum akan melapor kepada Presiden Joko Widodo.

"Kalau sudah paket wakil selesai, partai pengusung sudah bulat. Saya tentu berharap format dukungan itu sudah di format (formulir)B.1-KWK seperti yang disyaratkan KPUD. Kalau sudah seperti itu, saya segera melapor kepada presiden," kata Khofifah di Jakarta Pusat, Kamis (9/11).

Khofifah sudah mengantongi dukungan dari partai Demokrat, Golkar, Nasional Demokrat, PPP, dan Hanura. Namun ia enggan membocorkan nama pendampingnya di pilkada nanti.

Kata dia, banyak nama ditawarkan oleh partai-partai yang mengusung di antaranya nama Agus Harimurti Yudhoyono hingga Ketua DPW Pan Jatim Masfuk. Namun dia enggan membocorkan nama yang akan dipilihnya.

Khofifah hanya tertawa begitu disinggung latarbelakang calon wakil gubernur yang digandengnya. Dia berharap dalam waktu dekat, komunikasi politik dengan partai-partai tersebut segera rampung.

"Izinkan saya tidak menyebut nama. Sudah mengerucut dua nama. Sedang dikomunikasikan dengan partai pendukung." 

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.