Delapan Ribu Keluarga Miskin Banyuwangi Dapat Kompensasi

PT Pos Indonesia Banyuwangi, Jawa Timur, akan menyalurkan bantuan kepada 8.500 lebih keluarga miskin. Bantuan itu merupakan kompensasi atas kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi.

NUSANTARA

Selasa, 18 Nov 2014 17:03 WIB

Author

Hermawan

Delapan Ribu Keluarga Miskin Banyuwangi Dapat Kompensasi

kompensasi, banyuwangi, bbm

KBR, Banyuwangi - PT Pos Indonesia Banyuwangi, Jawa Timur, akan menyalurkan bantuan kepada 8.500 lebih keluarga miskin. Bantuan itu merupakan kompensasi atas kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi.


Kepala Kantor Pos Cabang Banyuwangi Eko Sumariyanto mengatakan, bantuan tersebut akan dicairkan pada 20 November mendatang. Kata Eko, setiap keluarga akan mendapatkan bantuan Rp 200 ribu. Untuk tahap awal ini bantuan untuk bulan November dan Desember akan dicairkan sekaligus. 


Pencairan bantuan ini akan dilakukan dengan dua mekanisme yakni melalui e-cash atau transfer ke rekening penerima dan secara tunai. Jika masyarakat memilih e-cash penerima harus membuka rekening di Bank Mandiri. Menurut Eko, cara ini dinilai lebih efektif untuk menghindari pemotongan dari pihak ketiga.


Eko Sumariyanto menambahkan, untuk, mekanisme pencairan bantuan secara tunai serupa dengan pengambilan bantuan langsung tunai. Penerima bisa datang langsung ke kantor pos terdekat untuk mengambil bantuan.


Kabupaten Banyuwangi dan Surabaya menjadi daerah percontohan pencairan bantuan secara e-cash. Namun demikian PT Pos Indonesia masih menunggu info ihwal jumlah penerima bantuan dengan mekanisme tersebut.


Presiden Joko Widodo Senin malam (17/11) mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi sebesar Rp 2.000 per liter. Penaikan harga ini diklaim sebagai usaha pemerintah meningkatkan pemanfaatan anggaran belanja dengan mengalihkan subsidi dari sektor konsumsi ke produksi. 


Pemerintah bakal memberikan kompensasi kepada 15,5 juta masyarakat kurang mampu atas pengalihan subsidi bahan bakar minyak.


Editor: Antonius Eko 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Pemerintah akan Evaluasi Peningkatan Serapan Anggaran

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17