Langgar Aturan soal Baliho, Parpol Abaikan Teguran KPU Bantul

KBR68H, Bantul - Pelanggaran spanduk dan baliho di Bantul oleh calon anggota legislatif (caleg) atau parpol masih bertebaran. Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta lebih aktif menindaklanjuti pelanggaran tersebut.

BERITA

Selasa, 12 Nov 2013 09:03 WIB

Author

Radio Star Jogja

Langgar Aturan soal Baliho, Parpol Abaikan Teguran KPU Bantul

baliho, atribut, parpol, caleg, bantul

KBR68H, Bantul - Pelanggaran spanduk dan baliho di Bantul oleh calon anggota legislatif (caleg) atau parpol masih bertebaran. Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta lebih aktif menindaklanjuti pelanggaran tersebut.


Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Bantul, Supardi mengatakan, KPU harus proaktif menindaklanjuti pelanggaran spanduk atau baliho yang dipasang tidak pada tempatnya atau pelanggaran berupa pemasangan melebihi jumlah yang ditentukan.

Selama ini kata dia, berbagai pelanggaran itu sudah dilaporkan Panwaslu ke KPU untuk ditindaklanjuti. Karena Panwaslu memang tak punya kewenangan untuk menindak pelanggaran tersebut.

Panwaslu sebelumnya menemukan ratusan pelanggaran atribut caleg atau Parpol yang tersebar di berbagai wilayah di Bantul. “KPU bisa berkoordinasi dengan Polisi Pamong Praja untuk menindak pelanggaran itu,” kata Supardi, Senin (11/11).

Pencabutan spanduk yang melanggar oleh aparat keamanan dapat dilakukan bila caleg atau partai yang bersangkutan tak mengindahkan peringatan yang disampaikan KPU.

Komisioner KPU Bantul, Arif Widayanto mengatakan, lembaganya telah melayangkan surat kepada sejumlah pengurus Parpol yang melakukan pelanggaran untuk menertibkan atribut mereka. Namun rupanya tak semua Parpol mengindahkan instruksi KPU. “Ada yang sudah menertibkan ada yang belum,” ujar Arif.

Sumber: Radio Star Jogja

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Cerdik Kelola THR

Kabar Baru Jam 8

Soal Kerumunan, Kegiatan Ibadah dan Ancaman Virus Covid-19 Varian Baru

Jihad itu Sebenarnya Apa Sih?