covid-19

Pemerintah Usut Absennya Bendera Merah Putih Pada Seremoni Kejuaraan Piala Thomas

tim itu juga ditugaskan untuk menginvestigasi penyebab sanksi WADA untuk Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI).

BERITA | NASIONAL | OLAHRAGA

Senin, 18 Okt 2021 15:30 WIB

Seremoni kemenangan Tim Indonesia Tanpa Merah Putih

Seremoni Kemenangan Tim Bulu Tangkis di Piala Thomas Tanpa Kibaran Bendera Merah Putih. Minggu, (17/10/2021), (FOTO: Tangkapan Layar Siaran BWF)

KBR, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga segera membentuk tim khusus untuk mengakselerasi percepatan pencabutan sanksi dari Badan Anti Doping Dunia (WADA). Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengungkap, tim itu juga ditugaskan untuk menginvestigasi penyebab sanksi WADA untuk Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI).

Nantinya, kata Menpora, tim khusus akan diketuai langsung oleh Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari.

"Kita akan serius menangani ini, pihak-pihak yang nanti terindikasi menjadi penyebab dari kejadian ini, tentu harus mempertanggungjawabkan itu. Itu menjadi pekerjaan Pak Okto (Ketum KOI). Kita jalan bareng paralel, kita mencoba mencabut banned WADA kepada LADI, tetapi secara internal kita juga akan investigasi atas kejadian ini," ucap Zainudin dalam konferensi pers daring, Senin (18/10/2021).

Baca juga:
Prestasi Atlet di Tengah Pandemi Covid-19

Menpora Zainudin Amali mengatakan, pihaknya akan melakukan upaya-upaya percepatan penyelesaian masalah. Terlebih sejumlah pertandingan olahraga tingkat internasional akan diselenggaran, semisal Asian Games. 

Menurutnya, sanksi yang diberikan WADA kepada LADI tidak muncul secara tiba-tiba. Karena itu, ia mendorong pengusutan terkait permasalahan tersebut termasuk investigasi terhadap pengurus-pengurus lama di LADI.

"Itu pasti akan diinvestigasi. Tapi, ini belum bisa disampaikan karena timnya juga belum bekerja, nanti hasil tim akan dilaporkan kepada saya,"tuturnya.

Lebih lanjut, Menpora menyayangkan peristiwa Minggu, (17/10/2021) malam, yang tidak diiringi dengan pengibaran bendera Sang Saka Merah Putih saat seremoni kemenangan para atlet Garuda di final Piala Thomas, usai penantian panjang selama 19 tahun.

"Atas kejadian itu di samping LADI sudah meminta maaf, saya juga meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia," ujarnya

Sebelumnya, Indonesia menjadi juara Thomas Cup setelah mengalahkan China 3-0 di final yang diselenggarakan di Aarhus, Denmark.

Indonesia tak bisa mengibarkan bendera di Thomas Cup 2020 akibat pelarangan pengibaran bendera merah putih di ajang kejuaraan bulutangkis beregu putra, yang merupakan buntut sanksi dari Badan Anti Doping Dunia (WADA).

Pada 7 Oktober 2021, WADA menyatakan Indonesia menjadi salah satu negara yang tidak patuh dalam menerapkan program uji doping. Akibatnya, sejumlah hak-hak Indonesia di ajang olahraga internasional harus ditangguhkan. Di antaranya, tidak diperbolehkannya bendera negara berkibar di single event dan multievent internasional, hingga Indonesia tidak diizinkan menjadi tuan rumah olahraga kelas regional.

Editor: Muthia Kusuma

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Toilet Sehat untuk Semua, Sudahkah Terpenuhi?