Pandemi Covid, Pemerintah Klaim GeNose Lebih Cepat dan Akurat Dibanding PCR

"Tidak sampai dua menit setelah kita menyimpan hembusan nafas kita. Dan kemudian jauh lebih murah. Dan satu lagi juga lebih akurat."

BERITA | NASIONAL

Senin, 12 Okt 2020 14:15 WIB

Author

Dwi Reinjani

Pandemi Covid,   Pemerintah Klaim GeNose  Lebih Cepat dan Akurat  Dibanding PCR

GeNose, alat pendeteksi Covid-19 melalui embusan nafas. (Kemenristek)

KBR, Jakarta-   Menteri Riset dan Teknologi / Kepala Badan Riset dan Inovasi Indonesia (BRIN), Bambang PS Brodjonegoro, mengatakan ada dua  inovasi dalam negeri yang mampu menggantikan PCR test untuk mendeteksi orang dengan Covid-19.

Produk tersebut adalah GeNose hasil inovasi Universitas Gadjah mada dan RT-LAMP merupakan inovasi yang dilakukan LIPI.  Bambang mengklaim GeNose memiliki tingkat akurasi lebih tinggi dibanding PCR.

“GeNose ini intinya mendeteksi keberadaan virus covid-19 dengan menggunakan hembusan nafas. Dan pendekatan ini bisa menghasilkan upaya screening dan juga deteksi yang lebih cepat. Tidak sampai dua menit setelah kita menyimpan hembusan nafas kita. Dan kemudian jauh lebih murah. Dan satu lagi juga lebih akurat. Di uji klinis tahap pertama, di RS di Yogyakarta tingkat akurasinya dibandingkan PCR test 97 persen,” ujar Bambang, dalam keterangan pers virtual, Senin (12/10/2020).

Bambang mengatakan, saat ini pemerintah tengah melakukan uji klinis secara luas ke berbagai rumah sakit, terkait keakuratan GeNose. Sehingga ke depan tingkat keakuratan GeNose bisa mencapai 100 persen dan Indonesia tidak lagi tergantung pada PCR.

Sedangkan Reverse Transcription loop-mediated isothermal amplification (RT-LAMP) besutan LIPI, merupakan metode pendeteksi Covid-19 tanpa menggunakan LAB khusus dan tidak memerlukan waktu lama.

“Dimana swab test yang biasanya memakan waktu lama dan membutuhkan laboratorium, bisa dilakukan dengan waktu yang lebih cepat, di bawah satu jam dan tanpa menggunakan laboratorium BSL 2. Dan kemudian rapid swab test ini tentunya juga bisa menjadi solusi bagi rumitnya testing yang menggunakan PCR. Jauh lebih cepat, lebih murah dan juga tingkat akurasinya sangat bisa dipertanggungjawabkan.” Ujar Bambang.


Editor: Rony Sitanggang


(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan  3M, yakni;  Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun.)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Valentino Rossi Akan Kembali Ke Arena Balap Pada MotoGP Eropa

Kisruh Rencana Pengadaan Mobil Dinas Pimpinan KPK

Kabar Baru Jam 7

Nakesku Sayang, Nakesku Malang

Eps3. Ketika Burgermu Memanaskan Bumi