Keekonomian Bertambah, Jokowi Minta Batu Bara Diolah di Dalam Negeri

"Kita semua harus bergeser dari negara pengekspor bahan-bahan mentah dan salah satunya batu bara menjadi negara industri yang mampu mengolah bahan mentah menjadi barang jadi,"

BERITA | NASIONAL

Jumat, 23 Okt 2020 11:16 WIB

Author

Resky Novianto

Keekonomian Bertambah, Jokowi Minta Batu Bara Diolah di Dalam Negeri

Aktivis lingkungan Jaringan Tanpa Asap Batu Bara Indramayu (JATAYU) demo Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, Rabu (21/10). (Antara/Hafidz)

KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo meminta agar nilai keekonomian batu bara bisa bertambah, dengan adanya pengolahan turunan yang diproduksi di dalam negeri. Jokowi mengatakan bahwa Indonesia mesti bergeser dari negara pengekspor batu bara menjadi negara industri yang mampu mengolah barang jadi maupun setengah jadi.

Hal ini disampaikannya saat membuka gelaran rapat terbatas (ratas) bertemakan percepatan peningkatan nilai tambah batu bara di Istana Negara secara virtual Jumat (23/10) pagi.

"Sebelumnya saya ingin mengingatkan bahwa kita semua harus bergeser dari negara pengekspor bahan-bahan mentah dan salah satunya batu bara menjadi negara industri yang mampu mengolah bahan mentah menjadi barang jadi, ataupun barang setengah jadi. Ini saya kira strategi besar yang harus kita konsisten menjalankannya," ujar Jokowi dalam kanal Youtube Setpres RI, Jumat (23/10/2020).

Jokowi mengatakan, Indonesia harus bergerak untuk mengembangkan industri turunan batu bara. Kata dia, hal itu bisa dimulai dari peningkatan mutu, pembuatan briket, kokas, pencairan batu bara, maupun gasifikasi, hingga campuran batu bara air. Jokowi meminta agar peta jalan optimalisasi pemanfaatan batu bara dipercepat.

"Saya yakin dengan mengembangkan industri turunan ini kita akan mampu meningkatkan nilai tambah dari komoditas berkali-kali lipat, mengurangi impor bahan baku yang dibutuhkan beberapa industri dalam negeri seperti industri baja, industri petrokimia, yang tak kalah pentingnya tentu kita bisa membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya," tuturnya.

Jokowi  mendorong agar pemanfaatan batu bara dipercepat dengan penerapan dengan teknologi yang ramah lingkungan.

"Ramah lingkungan, penuh strategi, tentukan target produk hilir yang kita kembangkan, sehingga jelas arah mana yang kita tuju," pungkasnya.

Editor: Rony Sitanggang
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

AstraZeneca Bakal Gelar Uji Klinis Global Tambahan

Eps12. Masa Depan Restorasi Gambut

Kabar Baru Jam 7

Menyoal Mekanisme Baru Pencairan Dana Bantuan Operasional Sekolah

Bupati Banyumas Larang Hajatan Meski Diprotes