Siti Nurbaya Lanjut Jadi Menteri LHK

Sit Nurbaya mengklaim Jokowi ingin ia menyelesaikan beberapa pekerjaan di bidang kehutanan, terutama yang mempengaruhi kemudahan berusaha.

BERITA | NASIONAL

Selasa, 22 Okt 2019 14:21 WIB

Author

Dian Kurniati

Siti Nurbaya Lanjut Jadi Menteri LHK

Politikus Partai Nasdem Siti Nurbaya tiba di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (22/10/2019). (Foto: ANTARA/Puspa Perwitasari)

KBR, Jakarta - Politikus Partai Nasdem, Siti Nurbaya Bakar mengklaim diperintahkan Presiden Joko Widodo melanjutkan jabatannya sebagai menteri kehutanan dan lingkungan hidup (KLHK) untuk lima tahun mendatang.

Siti mengatakan Jokowi ingin ia menyelesaikan beberapa pekerjaan di bidang kehutanan, terutama yang mempengaruhi kemudahan berusaha.

Ia berkata, ada dua omnibus law tentang kehutanan, yang harus rampung dalam periode 2019-2024. Omnibus law merupakan satu regulasi atau undang-undang baru yang mengamandemen beberapa undang-undang sekaligus.

"Kata Pak Presiden, oke, boleh buat Bu Siti khusus boleh disebutkan ada kewajiban pengusan melanjutkan tugas-tugas yang diselesaikan. Dalam kaitan dengan KPI (key performance index), ditegaskan juga iklim investasi perlu dijaga," kata Siti di kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (22/10/2019.)

Siti menyebut, dua omnibus law dari KLHK yang akan disusun adalah soal lahan dan lingkungan. Siti berkata, Jokowi juga ingin program-program yang telah dimulai, bisa dikebut, seperti soal perhutanan sosial.

Selain itu, kata Siti, Jokowi juga menyinggung soal kesempatan kerja, perlindungan lingkungan, sungai, reboisasi, dan rehabilitasi lahan untuk mengurangi bencana alam.

Siti merupakan politikus Partai Nasdem kedua yang dipanggil Jokowi dalam proses penyusunan menteri. Selain Siti, Jokowi juga memanggil politisi Nasdem lainnya Syahrul Yasin Limpo. Syahrul yang merupakan eks Gubernur Sulawesi Selatan diperkirakan bakal ditunjuk Jokowi mengisi menteri di bidang pertanian.

Hari ini, Presiden Joko Widodo kembali mengundang sejumlah tokoh yang akan ia tunjuk menjadi menteri pada Kabinet Kerja jilid II, periode pemerintahan 2019-2024.

Pada hari pertama kemarin, Jokowi sudah memanggil 11 nama yang akan mengisi sejumlah jabatan pada periode kedua pemerintahannya, termasuk Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Sedangkan hari ini, sudah ada sebelas tokoh yang berdatangan sejak pukul 09.00 pagi.

Berikut nama-nama yang sudah dipanggil Presiden Joko Widodo dalam dua hari ini.

Senin, 21-10-2019

1. Mahfud MD (akademisi, eks Ketua MK)
2. Nadiem Makarim (pengusaha)
3. Wishnutama (pengusaha)
4. Erick Thohir (pengusaha)
5. Tito Karnavian (Kapolri)
6. Airlangga Hartarto (Golkar, eks Menteri Perindustrian)
7. Pratikno (eks Menteri Sekretaris Negara)
8. Fadjroel Rachman (relawan Jokowi)
9. Nico Harjanto (eks peneliti Populi Center/Staf Mensesneg)
10. Prabowo Subianto (Gerindra)
11. Edhy Prabowo (Gerindra)

Selasa, 22-10-2019

12. Sri Mulyani (eks Menkeu)
13. Sahrul Yasin Limpo (Nasdem, eks gubernur Sulawesi Selatan)
14. Agus Gumiwang Kartasasmita (Golkar, eks Mensos)
15. Juliari Batubara (Politikus PDI-P)
16. Siti Nurbaya (Nasdem, eks menteri LHK)
17. Suharso Monarfa (ketua umum PPP)
18. Basuki Hadimuljono (eks menteri PUPR)
19. Ida Fauziah (PKB)
20. Fahrul Razi (eks Wakil Panglima TNI)
21. Bahlil Lahadalia (eks ketua HIPMI).
22. Halim Iskandar (politisi PKB, kakak Muhaimin Iskandar)

Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Rencana Pembentukan Komponen Cadangan Militer Tuai Polemik