Pemerintah Tawarkan Pembangunan Bandara Singkawang ke Investor

Presiden Joko Widodo meminta membuka lebar peluang swasta nasional dan asing untuk menanam modal pada bandara baru di Singkawang.

BERITA | NASIONAL

Senin, 07 Okt 2019 20:52 WIB

Author

Heru Haetami

Pemerintah Tawarkan Pembangunan Bandara Singkawang ke Investor

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta - Pemerintah menawarkan pembangunan dan pengembangan bandar udara di Kota Singkawang, Kalimantan Barat ke pihak swasta, lokal dan asing.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, mengaku telah diminta Presiden Joko Widodo untuk membuka lebar peluang swasta nasional dan asing untuk menanam modal pada bandara baru di Singkawang.

"Kita harapkan memang ini diminati banyak investor. Pak Presiden secara khusus menitipkan pesan kepada kami beri kesempatan untuk swasta asing masuk dalam industri prasarana perhubungan," kata Budi Karya, saat dalam Market Sounding pembangunan Bandara Singkawang di Gedung Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Jakarta, Senin (7/10/2019).

Budi Karya optimistis, dengan kompetensi maupun modal yang dimiliki swasta dibutuhkan oleh pemerintahan untuk pembangunan infrastruktur yang cukup banyak.

Pembangunan Bandara di Kota Singkawang rencananya akan menggunakan skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) yang merupakan alternatif pembiayaan pembangunan infrastruktur.

Sehingga lanjut Budi, anggaran proyek bandara ini nantinya tidak akan membebani APBN lebih besar.

"Tadi secara detail disampaikan oleh Wali kota bahwa Singkawang memiliki kekhususan potensi diaspora nya begitu banyak baik dalam negeri maupun di luar negeri. Ini merupakan potensi yang bisa kita lihat dan kita harapkan Singkawang akan menjadi KPBU," kata Budi Karya.

Budi menambahkan, sudah ada beberapa penanaman modal asing yang masuk untuk pembangunan Bandara Singkawang, di antaranya Cina dan Perancis

"Banyak sekali, saya pikir ini surprise. Mungkin lebih dari 10 bahkan 20. Salah satunya Changi. Ada dari Prancis, Kanada, Korea, Jepang, China. Banyak sekali," katanya.

Sementara Wali Kota Singkawang, Tjai Chui Mie menyebut, Pemerintah Kota Singkawang sedang menarik investor untuk membangun bandara udara baru.

Pemerintah Kota Singkawang pun meyakinkan investor asing maupun lokal untuk pembangunan bandara, dengan angka peningkatan jumlah wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

"Tahun 2018 meningkat secara signifikan menjadi 721.967 orang dimana 2417 orang adalah wisatawan mancanegara. Meningkatnya kunjungan wisatawan ini terkait dengan beberapa even internasional dan nasional yang secara rutin diselenggarakan di kota Singkawang seperti festival Cap Go Meh dan Naik dango," kata Tjhai Chui Mie di gedung BKPM.

Tjhai Chui Mie menambahkan, selain dari sektor pariwisata peningkatan permintaan pengguna transportasi udara saat peringatan hari besar dan keagamaan, juga menjadi penawaran bagi penanam modal.

"Pada masa perayaan Cheng Beng (sembahyang kubur, red) selalu terjadi kenaikan harga tiket pesawat dikarenakan meningkatnya permintaan penerbangan di Kalimantan Barat," katanya.

Berdasarkan perencanaan daerah, Bandara Singkawang terletak di Kelurahan Pangmilang, Kecamatan Singkawang Selatan.

Bandara itu nantinya akan berdiri di atas lahan seluas 151.45 hektare.


Editor: Kurniati Syahdan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 15

Geliat Feminis Membangun Demokrasi

Geliat Feminis Membangun Demokrasi

Kabar Baru Jam 14

Kabar Baru Jam 13