Paripurna DPR Kosong, Fraksi PAN Bantah Anggotanya Bolos

"Misal dari PAN hampir semua datang ketika acara berjalan 15 menit. Tetapi itu tidak dilaporkan. Kemarin hampir semua datang,"

BERITA | NASIONAL

Rabu, 02 Okt 2019 14:33 WIB

Author

Heru Haetami, Wahyu Setiawan

Paripurna DPR Kosong, Fraksi PAN Bantah Anggotanya Bolos

Anggota DPR yang juga artis Desy Ratnasari (FPAN) dan Mulan Jameela (FGerindra) jelang pelantikan, Selasa (1/10/2019). (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto membantah adanya anggota fraksinya yang bolos saat rapat Paripurna. Yandri beralasan, data yang dihimpun Sekretaris Jenderal DPR dan dibacakan pimpinan sidang paripurna kemarin merupakan bukan data keseluruhan kehadiran.

Menurut Yandri seharusnya data tersebut dilaporkan secara berkala.

"Kami agak protes dengan Pimpinan dan Sekjen biasanya ada tahapan. Misalkan pertama membuka sidang tentu kan pimpinan kuorum atau tidak sesuai dengan jumlah absen. Nah biasanya setelah dibuka ada laporan lagi dari Sekjen kan banyak lagi. Misal dari PAN hampir semua datang ketika acara berjalan 15 menit. Tetapi itu tidak dilaporkan. Kemarin hampir semua datang," klaim Yandri kepada KBR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (2/10)

Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto mengatakan fraksinya terus mendorong anggotanya yang ada di legislatif. Selain itu, Yandri mengklaim fraksinya berkomitmen untuk mengikuti agenda acaranya dalam setiap rapat.

"Kami pimpinan fraksi tetap pantau. Dan itu sudah jelas harus taat mengikuti agenda acara," ujarnya

Sebelumnya Ketua DPR periode 2019-2024, Puan Maharani, bakal menyiapkan formula khusus agar anggotanya tak bolos dalam rapat-rapat yang sudah dijadwalkan. Namun ia enggan menjelaskan lebih rinci apakah berani memberi sanksi tegas bagi anggotanya yang terbukti mangkir rapat.

Politikus PDIP itu tak membantah saat awak media menyebut tingkat kedispilinan anggota DPR periode sebelumnya rendah dalam mengikuti rapat. Ketua DPR perempuan pertama dalam sejarah itu berjanji akan mendisiplinkan anggotanya agar tidak lagi mendapat catatan buruk dari rakyat karena sering mangkir rapat.

"Kami akan mencari satu formula bagaimana kemudian anggota DPR ini kemudian lebih mempunyai komitmen untuk hadir dalam rapat-rapat. Namun yang perlu diketahui juga sebagai wakil rakyat di daerah konstituen atau di dapilnya masing-masing, anggota DPR itu mempunyai kewajiban untuk turun ke dapilnya. Jadi memang harus ada formula atau mekanisme yang nanti mengatur bahwa selain menjadi tanggung jawab untuk turun ke dapil, ada juga tanggung jawab untuk bisa melaksanakan fungsinya di gedung DPR ini," jelasnya kepada awak media usai dilantik di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (1/10/2019) malam.

Dalam rapat penetapan Pimpinan DPR, hanya dihadiri 285 anggota dari total 575. Artinya ada 290 anggota yang mangkir rapat usai dilantik pagi harinya.

Berdasarkan catatan Sekretariat Jendral DPR RI, rincian yang hadir yakni dari PDIP sebanyak 94 dari 128 anggota, Golkar 31 dari 85 anggota, Gerindra 46 dari 78 anggota, Nasdem 27 dari 59 anggota, PKB 15 dari 58 anggota, Demokrat 4 dari 54 anggota, PKS 25 dari 50 anggota, PAN 7 dari 44 anggota, dan PPP 16 dari 19 anggota.


Editor: Rony Sitanggang
 
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18