Ini Penyebab Bamsoet Mulus Jadi Ketua MPR

"Bapak Prabowo dan Ibu Megawati bersepakat untuk kepentingan yang lebih besar, kami bersepakat untuk terus menjaga lembaga MPR RI ini"

BERITA | NASIONAL

Jumat, 04 Okt 2019 09:25 WIB

Author

Wahyu Setiawan

Ini Penyebab Bamsoet Mulus Jadi Ketua MPR

Ketua MPR Bambang Soesatyo mengangkat palu sidang usai pelantikan di rapat Paripurna MPR, Jakarta, Kamis (3/10/2019). (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Bambang Soesatyo (Bamsoet) dari Partai Golkar terpilih sebagai Ketua MPR RI periode 2019-2024 melalui musyawarah mufakat dalam sidang paripurna yang dihadiri 647 anggota, Kamis (3/10/2019) malam. Terpilihnya Bamsoet tak lepas dari sikap politik Partai Gerindra yang melunak di detik-detik akhir.

Awalnya Gerindra bersikeras  mengusung Ahmad Muzani sebagai calon Ketua MPR. Namun keinginan Gerindra tak mendapat dukungan dari delapan fraksi lainnya di MPR dan juga DPD.

Setelah sidang diskors hampir satu jam, akhirnya Gerindra melalui ketua fraksinya Ahmad Riza Patria melunak dan memilih mengusung Bamsoet untuk duduk di kursi MPR 1.

"Kami fraksi Partai Gerindra sudah sepakat dan setuju mengusung Bapak Bambang Soesatyo sebagai Ketua MPR RI Periode 2019-2024," ujar Riza Patria disambut tepuk tangan anggota MPR lainnya.

Dalam pertimbangannya, fraksinya ingin mengutamakan kepentingan bangsa dan negara yang lebih besar. Ia juga ingin menjaga marwah lembaga MPR dengan mengedepankan musyawarah mufakat. Riza juga mengaku telah menjalin komunikasi dengan ketua umumnya, Prabowo Subianto, ihwal sikap politik fraksinya di MPR.

"Dan hasil konsultasi Bapak Prabowo Subianto dengan Ibu Megawati Soekarnoputri Presiden RI kelima, maka Bapak Prabowo dan Ibu Megawati bersepakat untuk kepentingan yang lebih besar, kami bersepakat untuk terus menjaga lembaga MPR RI ini dalam forum-forum musyawarah dalam memutuskan berbagai kebijakan-kebijakan penting, dalam membangun bangsa dan negara," ujarnya.

Usai terpilih secara aklamasi, Bamsoet bersama wakil ketua MPR lainnya langsung dilantik dan diambil sumpah jabatan oleh Ketua Mahkamah Agung.

Sembilan Wakil Ketua MPR yakni Ahmad Basarah dari PDIP, Ahmad Muzani dari Gerindra, Lestari Moerdijat dari NasDem, Jazilul Fawaid dari PKB, Syarief Hasan dari Demokrat, Hidayat Nur Wahid dari PKS, Zulkifli Hasan dari PAN, Arsul Sani dari PPP, dan  Fadel Muhammad dari DPD.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Bekas Narapidana Korupsi Bisa Menang di Pilkada 2020