Demi Keseimbangan Politik, Gerindra Ajukan Muzani Ketua MPR

"Kami Gerindra, sudah membangun komunikasi kepada seluruh fraksi yang ada di MPR tentu juga ke kelompok DPD,"

BERITA | NASIONAL

Rabu, 02 Okt 2019 15:52 WIB

Author

Resky Novianto

Demi Keseimbangan Politik, Gerindra Ajukan Muzani Ketua MPR

Juru Bicara MPR Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade usulkan kadernya Muzani jadi Ketua Majelis, Rabu (02/10). (Foto: KBR/Resky N.)

KBR, Jakarta - Anggota MPR RI sekaligus Juru Bicara MPR Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade menyebut, sikap partainya jelas untuk mengajukan nama Ahmad Muzani sebagai Ketua MPR. Andre mengungkapkan, partainya bukan mengajukan nama di MPR sebagai Wakil, melainkan sebagai Ketua.

Ia menegaskan, empat sikap partainya sudah jelas untuk mendorong Sekretaris Jenderal partai berlambang garuda tersebut, mengisi pucuk pimpinan MPR.

"Pertama, Fraksi MPR RI Partai Gerindra sejak awal sudah memutuskan bahwa Pak Ahmad Muzani maju menjadi Ketua MPR. Kedua, kalau ada masalah di internal salah satu partai politik, mengenai perebutan pimpinan diharapkan jangan berefek penyelesaiannya ke lembaga MPR RI. Ketiga, kehadiran Pak Muzani sebagai Ketua MPR RI, akan menggambarkan keseimbangan politik yang baik dalam berbangsa dan bernegara. Keempat, kita berharap Pak Presiden ikut menjaga marwah dan kehormatan lembaga MPR RI mendorong krseimbangan politik nasional," ucap Andre Rosiade di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Andre Rosiade mengungkapkan, saat ini partainya masih terus intens melakukan lobi-lobi politik, terkait pencalonan Ahmad Muzani sebagai Ketua MPR periode 2019-2024. Ia pun memastikan, bahwa komunikasi politik terus terbangun, kepada seluruh fraksi di MPR dan juga DPD.

"Kalau soal lobi-lobi dan komunikasi politik, sampai saat ini kami Gerindra, sudah membangun komunikasi kepada seluruh fraksi yang ada di MPR tentu juga ke kelompok DPD," ujar Andre.

Andre menambahkan, partai Gerindra berharap, Ahmad Muzani bisa menduduki kursi Ketua MPR, demi keseimbangan politik. Ia pun tak mempermasalahkan, apabila dilakukan pemungutan suara atau voting di MPR, jika nantinya musyawarah mufakat tak tercapai.

"Kita tentu mendorong, demi keseimbangan politik, kita berharap bisa memutuskan Pak Muzani sebagai Ketua MPR dengan secara musyawarah untuk mufakat. Tapi nanti kalau mekanismenya belum bisa kita penuhi, kita ambil keputusan yang akan kita sepakati, apakah voting atau apa nanti kita lihat dinamikanya," pungkas Andre.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Cina Berencana Melarang Teknologi Asing di Seluruh Kantor Pemerintahan dan Institusi Publik

Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan di Aceh

Menteri Nadiem Ungkap Pengganti Ujian Nasional

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7