BKPM: Triwulan III 2019, Investasi di Pulau Jawa Naik

"Capaian investasi periode ini berhasil menyerap tenaga kerja Indonesia sebanyak 212.581 orang."

BERITA | NASIONAL

Kamis, 31 Okt 2019 18:31 WIB

Author

Adi Ahdiat

BKPM: Triwulan III 2019, Investasi di Pulau Jawa Naik

Ilustrasi: Pulau Jawa menerima aliran investasi paling besar dibanding pulau-pulau Nusantara lainnya. (Foto: WikiCommons)

KBR, Jakarta- Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengklaim realisasi investasi di Pulau Jawa periode Juli-September 2019 naik dibanding periode yang sama tahun lalu. Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyebut kenaikannya mencapai 14 persen lebih pada triwulan III 2019.

"Selama periode Triwulan III tahun 2019, realisasi investasi di Pulau Jawa sebesar Rp112,1 trilliun, naik 14,4 persen dari Triwulan III tahun 2018 sebesar Rp98 trilliun," jelas Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, seperti dilansir situs Kementerian Kominfo, Kamis (31/10/2019).

BKPM melaporkan, selama Juli-September 2019 ada lima wilayah paling banyak menerima aliran investasi:

  • DKI Jakarta: Rp41,1 triliun
  • Jawa Barat: Rp33,4 triliun
  • Jawa Timur: Rp14,8 triliun
  • Riau: Rp13,1 triliun
  • Jawa Tengah: Rp11,1 triliun 

"Capaian investasi periode ini berhasil menyerap tenaga kerja Indonesia sebanyak 212.581 orang," kata Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.


Singapura Investor Terbesar

Jika dihitung dari Januari-September 2019 nilai total investasi yang diterima Indonesia sudah mencapai Rp601,3 triliun.

Selama periode tersebut ada lima negara menjadi investor terbesar di Indonesia:

  • Singapura: Rp75,8 triliun
  • Tiongkok: Rp46,3 triliun
  • Jepang: Rp44,9 triliun
  • Belanda: Rp29,4 triliun
  • Hong Kong: Rp23,8 triliun

Adapun lima sektor usaha penerima investasi terbesar:

  • Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi: Rp111,1 triliun
  • Listrik, Gas dan Air: Rp95,9 triliun
  • Konstruksi: Rp48,9 triliun
  • Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran: Rp47,4 triliun
  • Pertambangan: Rp44,7 triliun

Editor: Sindu Dharmawan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 17

Puluhan Pabrik Tahu di Sidoarjo Gunakan Sampah Plastik Impor untuk Bahan Bakar

Cegah Radikalisme Menag Akan Ganti Ayat-ayat Al Qur'an?

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14