Share This

Ketua KPK Dilaporkan ke Bareskrim atas Sangkaan Korupsi

Agus Rahardjo dilaporkan terkait sejumlah pengadaan di KPK yang bernilai puluhan miliar

BERITA , NASIONAL

Selasa, 03 Okt 2017 20:33 WIB

Ketua KPK Agus Rahardjo. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Ketua KPK, Agus Rahardjo, dilaporkan ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) kemarin, Senin (02/10). Juru bicara  Mabes Polri, Setyo Wasisto mengatakan pelapor diminta melengkapi bukti kasus yang diadukan itu.

"Oleh petugas Bareskrim pelapor diminta melengkapi dokumen-dokumen, karena dalam laporan kita tidak boleh melaporkan dugaan tanpa bukti yang cukup," ungkap Setyo Wasisto di Kantor Humas Mabes Polri, Selasa (03/10). Pelapor bernama Madun Hariyadi, warga Cipayung, Jakarta Timur itu menduga Agus Rahardjo melakukan korupsi terkait pembangunan Gedung KPK.

Dalam laporan nomor  Dumas/30/X/2017/Tipidkor disebut  dugaan tindak pidana korupsi pengadaan   pengadaan barang IT di KPK senilai Rp 14  miliar. Selain itu pengadaan Radio Trunking sebesar Rp. 37 M dan  pembangunan ISS senilai 25 M. Seluruhnya menggunakan anggaran negara 2016.

Selain Ketua KPK, Madun juga melaporkan pejabat pembuat komitmen (PPK) dan perusahaan pemenang tender.

"Kalau sudah terbukti ada laporan pengaduan, maka kasus itu bisa berlanjut, dan terus diproses," kata Setyo.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.