Laporan Asli Raib, Eks TPF Munir: Nama Dalang Disebut di Dokumen

"Kalau masalah dia menjadi suatu tindak lanjut kita tidak ada kewenangan di situ lagi. Karena kesimpulan akhir tidak ada di TPF."

BERITA | NASIONAL

Selasa, 25 Okt 2016 22:33 WIB

Author

Rio Tuasikal

Laporan Asli  Raib, Eks TPF Munir: Nama Dalang Disebut di Dokumen

Munir Said Thalib. (Foto: Omah Munir)

KBR, Jakarta- Bekas Anggota TPF, Nazaruddin Bunas, memastikan   nama dalang pembunuhan Munir telah disebutkan dalam laporan akhir timnya. Laporan tersebut diserahkan kepada SBY pada 2015 silam.

Nazaruddin  enggan mengungkapkan siapa nama aktor intelektual pembunuhan Munir. Dia juga menolak menjelaskan apakah nama tersebut Bekas Kepala BIN AM Hendropriyono dan bagaimana keterlibatannya. Menurutnya timnya tidak memiliki kewenangan untuk mengumumkan temuan itu.

"Ya kita cuma menyampaikan fakta-fakta saja," jelasnya kepada KBR, Selasa (25/10/2016) malam.

"Kalau masalah dia menjadi suatu tindak lanjut kita tidak ada kewenangan di situ lagi. Karena kesimpulan akhir tidak ada di TPF. TPF hanya memberikan laporan saja," terangnya.

Nazaruddin menambahkan, tiap-tiap bekas anggota TPF masih menyimpan salinan laporan itu, namun dia enggan mengungkapnya ke publik. Hal ini merespon seruan Bekas Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi yang meminta bekas anggota TPF memberikan salinan laporan ke Presiden Joko Widodo karena berkas aslinya hilang.

Menurut Nazaruddin, tim itu telah habis mandatnya ketika menyerahkan laporan itu ke SBY.

"Masalahnya sekarang, timnya sudah bubar, dan anggotanya juga tidak punya kewenangan apa-apa," tambah bekas Direktur Daktiloskopi di  Kemenhukham  itu


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN