KPU Malang Akan Permudah Akses Disabilitas di Pilkada

Setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) wajib memberikan akses yang memudahkan penyandang disabilitas untuk menggunakan hak politiknya.

BERITA , NUSANTARA

Selasa, 06 Okt 2015 14:46 WIB

Author

Zainul Arifin

KPU Malang Akan Permudah Akses Disabilitas di Pilkada

Ilustrasi. (Foto: kemendagri.go.id)

KBR, Malang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang Jawa Timur berjanji memberi perlakuan khusus bagi penyandang disabilitas pada pilkada.

Perlakuan itu berupa kemudahan akses bagi pemilih disabilitas saat hari-H pencoblosan di pemilihan kepala daerah Kabupaten Malang pada 9 Desember 2015.
 
Anggota KPU Kabupaten Malang Sofie Rahma Dewi mengatakan setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) wajib memberikan akses yang memudahkan penyandang disabilitas untuk menggunakan hak politiknya.
 
"TPS nanti ada perlakuan khusus yaitu TPS harus memberikan kemudahan kepada pemilih difabel. Antara lain pintu masuk, kemudian bilik untuk memilih. Ini memberikan akses yang cukup untuk penyandang cacat tubuh. Kemudian untuk penyandang tuna netra disediakan template untuk alat bantu memilih yang menggunakan huruf braile," kata Sofie, Selasa (6/10).
 
KPU juga menyiapkan petugas di setiap TPS untuk mendampingi pemilih penyandang disabilitas. Para difabel diperkenankan membawa pendamping sendiri untuk membantu mencoblos. Syaratnya, pendamping itu diwajibkan mengisi formulir C3 yang berisi pernyataan merahasiakan pilihan pemilih.
 
KPU Kabupaten Malang baru sekali menggelar pertemuan tatap muka dengan pemilih penyandang disabilitas di Kecamatan Wajak.

Selanjutnya, bakal diupayakan bekerjasama dengan organisasi kelompok penyandang disabilitas untuk masuk ke dalam forum mereka.

Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Malang sebanyak 2.051.279 pemilih yang sekitar, 7.157 di antaranya adalah pemilih penyandang disabilitas.

"(Tatap muka) agar kami bisa melakukan sosialisasi pilkada ke penyandang disabilitas ini secara menyeluruh," ucap Sofie.
 
Pilkada Kabupaten Malang bakal digelar pada 9 Desember 2015. Ada tiga pasangan calon peserta pilkada. Pasangan Rendra Kresna–M Sanusi diusung koalisi Golkar, Demokrat, PKB, Nasdem, Gerindra. Pasangan Dewanti Rumpoko–Masrifah Hadi diusung PDIP, serta pasangan calon independen Nurcholis–M Mufidz.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

News Beat

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18