Tuntut Jokowi Cabut UU KPK, Ribuan Mahasiwa, Pelajar dan Buruh Surabaya Demo DPRD Jatim

"Kalau UU KPK tidak dicabut maka kami mahasiswa dan buruh akan terus turun ke jalan,"

BERITA | NUSANTARA

Kamis, 26 Sep 2019 13:50 WIB

Author

Budi Prasetiyo

Tuntut Jokowi Cabut UU KPK, Ribuan Mahasiwa, Pelajar dan Buruh Surabaya Demo DPRD Jatim

Ribuan mahasiswa, pelajar, dan buruh di Surabaya Jatim berunjukrasa di gedung DPRD Jatim, Kamis (26/09). (Foto: KBR/Budi P.)

KBR, Surabaya- Ribuan pengujukrasa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi, buruh dan pelajar di Surabaya, Jawa Timur melakukan aksi unjukrasa di depan gedung DPRD Jatim pada Kamis (25/9/2019). Dalam aksinya itu, para pengunjukrasa kecewa dengan Presiden Joko Widodo dan DPR RI yang dinilai mengkhianati reformasi.

"Hari ini kita turun karena reformasi dikhianati oleh Presiden dan DPR RI," ujar salah satu orator dalam aksi itu.

Dia menjelaskan, KPK yang selama  ini bekerja maksimal telah dikebiri oleh UU yang disahkan DPR RI.

"KPK yang selama ini bekerja maksimal telah dikebiri," tambahnya.

Selain itu, mereka juga mengaku kecewa dengan RUU KUHP, RUU Pertanahan dan kinerja pemerintah yang kurang maksimal dalam penuntasan pelanggaran HAM. Massa juga mengkritik banyaknya anggota Polri yang menempati jabatan sipil.

"Kebakaran hutan di Kalimantan dan Sumatera, tapi DPR dan Presiden malah memadamkan KPK," katanya.

Dari pantauan, ribuan massa memadati jalan Bubutan hingga Indrapura. Para demonstran bergiliran menyampaikan pendapatnya.

"Kalau UU KPK tidak dicabut maka kami mahasiswa dan buruh akan terus turun ke jalan," pungkasnya.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Tim Teknis Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Belum Ungkap Apapun