Share This

Jokowi Janji Bangun 3 Rusun dan Satu Kampus untuk Persis

"Apapun yang namanya pendidikan, yang namanya pembangunan manusia adalah penting, untuk bangsa ini bisa bersaing, berkompetisi dengan negara lain."

BERITA , NASIONAL , NASIONAL

Selasa, 25 Sep 2018 14:07 WIB

Presiden Joko Widodo. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo berjanji   akan segera membangun rumah susun untuk organisasi Persatuan Islam (Persis). Jokowi mengatakan, rusun tersebut akan menjadi hunian warga pesantren yang dikelola Persis, dan telah ia janjikan sejak tahun lalu.

Jokowi juga berjanji mempermudah izin pembangunan universitas untuk Persis.

"Yang berkaitan dengan pendirian Universitas Persis, menterinya saya ajak, Pak Menteri Dikti, dan langsung saya tanya. Jawabannya, 'segera diproses, Pak'. Syarat-syaratnya segera disampaikan ke Dikti, saya bagian mengejar. Asal syarat segera, izinnya segera dikeluarkan," kata Jokowi di Jakarta, Selasa (25/09/2018).

Jokowi melanjutkan, "apapun yang namanya pendidikan, yang namanya pembangunan manusia adalah penting, untuk bangsa ini bisa bersaing, berkompetisi dengan negara lain."

Presiden mengatakan, pembangunan tiga rusun tersebut telah ia konfirmasi pada Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Ia memastikan, rusun tersebut akan mulai dibangun tahun ini, dan berlanjut hingga tahun depan. 

Sedangkan l pembangunan universitas, kata Jokowi, pengurus Persis hanya perlu melengkapi semua berkas persyaratannya. Menurutnya, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir akan ikut membantu pembangunan kampus tersebut.

Menurut Jokowi, pemerintahannya selalu membantu pembentukan lembaga yang berpotensi meningkatkan kualitas sumber daya manusia, termasuk Universitas Persis. Ia mengatakan, pembangunan sumber daya manusia tersebut sangat diperlukan untuk menghadapi persaingan global.

Editor: Gilang Ramadhan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.