Share This

Bertemu Senator Ceko, Jokowi Minta Dukungan Diplomasi Sawit di Eropa

Presiden Joko Widodo meminta dukungan senator Republik Ceko untuk melawan diskriminasi kelapa sawit di Eropa.

BERITA , NASIONAL

Senin, 17 Sep 2018 12:53 WIB

Presiden Joko Widodo (kanan) saat menerima kunjungan delegasi senat Republik Ceko di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/9). (Foto: ANTARA? Wahyu P)

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta dukungan senator Republik Ceko untuk melawan diskriminasi kelapa sawit di Eropa. Ini terkait resolusi parlemen Uni Eropa yang melarang produk kelapa sawit Indonesia beredar di Eropa.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Keuangan AM Fachir usai pertemuan antara Jokowi dan senator Ceko. Kata Fachir, Jokowi menjelaskan kepada senator Ceko, bahwa larangan ekspor kelapa sawit ke Eropa bisa menyebabkan 17 ribu petani kehilangan pekerjaan.

"Pesan yang disampaikan adalah permintaan dukungan terhadap produk kelapa sawit Indonesia, dan secara khusus kemudian disampaikan ini menyangkut 17 juta petani Indonesia yang terkait di dalam produk kelapa sawit ini," kata Fachir di kompleks Istana Kepresidenan, Senin (17/9/2018).

Ia menambahkan, Indonesia memiliki hubungan yang baik dengan Ceko. Sehingga, pemerintah meyakini negara itu tak akan keberatan membantu Indonesia melawan diskriminasi kelapa sawit di Eropa.

Menurut Fachir, Ketua Senator Ceko Milan Stech telah berjanji kepada Jokowi untuk selalu mendukung agar Indonesia tetap menjual minyak kelapa sawit ke Eropa. Namun, Fachir tak merinci kebijakan atau bentuk diplomasi apa yang bakal ditempuh senator tersebut guna membantu Indonesia di Eropa.

Selain soal kelapa sawit, Fachir berkata, Jokowi dan senator Ceko juga sepakat mempercepat Perundingan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (Indonesia-EU Comprehensive Economis Partnership Agreement/CEPA). Menurutnya, pembicaraan juga menyinggung rencana kerja sama energi antara kedua negara. Ini karena senator Ceko juga membawa perwakilan pengusaha dari negara tersebut.

Baca juga:




Editor: Nurika Manan
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.