Bagikan:

Presiden: Arab Saudi Setuju Tambah Kuota Haji Indonesia

"Kita sudah berbicara dengan Prince Mohammed dari Saudi Arabia waktu di Hangzhou, bahwa kita ingin meminta tambahan kuota haji dan beliau sudah menyampaikan akan ditambah."

BERITA | NASIONAL

Senin, 12 Sep 2016 21:26 WIB

Presiden: Arab Saudi Setuju Tambah Kuota Haji Indonesia

Calon jemaah haji Trenggalek, Jatim. (Foto: KBR/Adhar M.)



KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo mengklaim telah mendapat persetujuan dari Pemerintah Arab Saudi mengenai penambahan kuota haji. Hal itu dilakukan untuk mencegah timbulnya kasus pemberangkatan calon jemaah haji menggunakan paspor palsu negara lain.

Pembicaraan mengenai penambahan kuota haji itu kata Jokowi, dilakukan  di sela-sela pelaksanaan G-20, di Tiongkok beberapa waktu lalu. Meski begitu, Pemerintah Arab Saudi belum memastikan berapa jumlah penambahan yang akan diberikan kepada Indonesia.

"Kita sudah berbicara dengan Prince Mohammed dari Saudi Arabia waktu di Hangzhou, bahwa kita ingin meminta tambahan kuota haji dan beliau sudah menyampaikan akan ditambah. Saya juga sampaikan tambahan itu juga bisa ditambah lagi dengan kuota yang diberikan Filipina, Singapura, Jepang, yang tidak terpakai, akan kita pakai semuanya," tutur Jokowi.

Sementara itu, mengenai penggunaan kuota haji yang dimiliki negara lain, Presiden Joko Widodo juga mengaku telah membicarakannya dengan Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Menurutnya, Presiden Duterte bersedia memberikan kuota haji yang dimiliki negaranya kepada Indonesia.

Namun Presiden Joko Widodo menegaskan, penambahan kuota tersebut akan menggunakan prosedur dan peraturan yang berlaku di masing-masing negara, sehingga tidak akan menimbulkan masalah baru.

"Kemarin waktu ketemu Presiden Duterte juga saya sampaikan, silakan. Prosedurnya akan kita benarkan, jangan sampai seperti yang sudah-sudah. Sebelum-sebelumnya memakai paspor yang palsu, ini yang menyebabkan ruwet di situ," imbuhnya.

Selanjutnya kata Jokowi, pembahasan mengenai penambahan kuota haji akan dibahas lebih jauh saat Raja Salman berkunjung ke Indonesia. Ia berharap, Pemerintah Arab Saudi sudah dapat memberikan kepastian menganai jumlah kuota pada saat Raja Salman ke Indonesia.

"Pada saat nanti Raja Salman ke Indonesia, mungkin sudah ada pernyataan berapa tambahan yang bisa diberikan kepada Indonesia plus kuota yang tidak dipakai di Filipina, Singapura, Jepang. Itu yang kemarin kita juga minta, sudah kita bicarakan," ujarnya.

Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Berliku Warga Ibu Kota Dapatkan Udara Bersih