Ratusan Rumah di Aceh Utara Terendam Banjir

Ratusan rumah di Kecamatan Matangkuli, Kabupaten, Aceh Utara, terendam banjir.

BERITA , NUSANTARA

Jumat, 04 Sep 2015 17:57 WIB

Author

Erwin Jalaludin

Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, dilanda banjir. Foto : KBR/Erwin Jalaluddin

Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, dilanda banjir. Foto : KBR/Erwin Jalaluddin

KBR, Lhokseumawe– Ratusan rumah di Kecamatan Matangkuli, Kabupaten, Aceh Utara, terendam banjir dengan ketinggian air rata-rata sekitar 60 centimer.  Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Energi Sumber Daya Mineral (SDA dan ESDM) Aceh Utara, Mawardi mengatakan banjir terjadi akibat tingginya intensitas curah hujan diatas perbukitan tetangga Kabupaten Bener Meriah. Kondisi itu menyebabkan sungai Krueng Keureutoe meluap hingga menimbulkan banjir di Aceh Utara.

”Oh, iya jelas karena sudah beberapa hari hujan terus, gak berhenti-henti. Paling kalau berhenti sebentar, kemudian lanjut hujan lagi. Jadi, karena memang hujan terus-terusan gini itu sangat berpotensi terjadi banjir berat, karena luas tangkapan Keureutoe, sungai Krueng Kereutoe sangat terbatas,” kata Mawardi, Jumat (4/9/2015).

Berdasarkan pantauan di lokasi, meski ketinggian air  berangsur surut, masyarakat tetap mewaspadai ancaman banjir kiriman mengingat masih tingginya curah hujan di perbatasan Bener meriah. Sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. 

Editor: Malika 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.