Delapan Nelayan Rumput Laut Nunukan Ditangkap Aparat Malaysia

Mereka sebelumnya ditangkap karena dianggap beraktifitas di seputar pos Tentara Laut Diraja Malaysia di Kayu Mati, Minggu (13/9).

BERITA | NUSANTARA

Selasa, 15 Sep 2015 17:40 WIB

Author

Adima Soekotjo

Delapan Nelayan Rumput Laut Nunukan Ditangkap Aparat Malaysia

Jabar, nelayan pembudidaya rumput laut sempat ditahan Tentara Laut Diraja Malaysia. (Foto: Adhima Soekotjo/KBR)

KBR, Nunukan – Delapan nelayan pembudi daya rumput laut asal Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara ditangkap tentara laut Diraja Malaysia.

Sementara tiga nelayan lain dilepaskan.

Mereka sebelumnya ditangkap karena dianggap beraktifitas di seputar pos Tentara Laut Diraja Malaysia di Kayu Mati, Minggu (13/9).

Salah satu petani rumput laut yang dilepas, Jabar mengatakan dia bersama dua rekannya disuruh pulang setelah tiga hari menjaga tiga perahu berisi rumput di pos TLDM Kayu Mati.

Menurut Jabar, ia ditangkap karena dianggap beraktifitas di perairan Malaysia.

"Kita kan mau pulang, sudah panen rumput laut, lalu mau jalan kesini. Eh langsung ditahan di situ. Kalau perahunya yang kami panen mau dibawa ke sebelah ini hari. Kita dianggap masuk Malaysia bawa barang baru dijual di Indonesia.” Ujar Jabar Selas (15/9).

Jabar mengatakan hingga Selasa siang pihaknya belum bisa mengetahui nasib ke delapan rekannya yang juga ditangkap tentara Malaysia yang dibawa ke Pos tentara di Tawau Malaysia.

Jabar berharap pemerintah mengupayakan pembebasan delapan rekannya tersebut.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN

Perempuan dan Anak Dalam Pusaran Terorisme