Tidak Semua Industri di Jakarta Bisa Dipindah ke Kepulauan Seribu

KBR68H, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana memindahkan pabrik dan industri ke wilayah lain. Sasarannya menurut Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama adalah Kepulauan Seribu.

BERITA

Jumat, 06 Sep 2013 11:29 WIB

Author

Doddy Rosadi

Tidak Semua Industri di Jakarta Bisa Dipindah ke Kepulauan Seribu

industri, jakarta, dipindah, kepulauan seribu

KBR68H, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta  berencana memindahkan pabrik dan industri ke wilayah lain. Sasarannya menurut Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama adalah Kepulauan Seribu. Kata dia, untuk memenuhi kebutuhan industri pihaknya telah menyiapkan kawasan berikat nusantara dan tiga pulau sebagai kawasan ekonomi khusus. Realistiskah rencana ini? Simak perbincangan penyiar KBR68H Sutami dan Rumondang Nainggolan dengan Wakil Sekjen APINDO, Frangky Sibarani dalam program Sarapan Pagi

Kalau ide untuk mengeluarkan semua industri dari Jakarta menurut anda suatu hal yang realistis tidak?

Kalau semua tentu tidak realistis. Bahwa ada yang bisa dipindah tentu saya setuju, tetapi kalau semua tentu itu tidak realistis. Artinya pertama kita harus lihat juga bahwa industri yang ada saat ini sudah memberikan kontribusi yang besar terhadap APBD dan perekonomian di Jakarta. Tetapi memang bahwa ada satu kendala besar saat ini yang dikhawatirkan para pengusaha khususnya industri adalah masalah nilai tukar rupiah, ketenagakerjaan, perizinan. Tapi di luar itu masih banyak faktor yang terkait dengan pasar dunia dan pasar dalam negeri yang juga melemah. Dalam konteks memindahkan industri tentu yang harus dipertimbangkan adalah bahwa industri yang berada di Jakarta pada saat ditetapkan di Jakarta memang ada kawasannya. Kedua akses kepada pelabuhan itu yang utama, infrastrukturnya juga baik. Artinya industri ini kalau mau ekspor dekat dengan pelabuhan, kalau membutuhkan bahan baku katakanlah impor dia bisa masuk lewat pelabuhan, kalau market di Jawa dia bisa lewat darat, kalau ke Sumatera masih bisa nyebrang. Kalau idenya di Kepulauan Seribu atau di beberapa kepulauan yang kita lihat daya dukung infrastrukturnya bagaimana, apakah listrik, energi listrik atau gasnya siap atau tidak. Kemudian bagaimana dengan tenaga kerjanya, pelabuhan, kapal-kapal untuk memasok barang dan keluar dari Kepulauan Seribu.

Saat ini berapa banyak industri yang beroperasi di Jakarta?

Yang ada di Jakarta saya kira ratusan. Artinya di kawasan itu sudah sekian lama sehingga ada sesuatu yang tidak mudah dipindahkan ke tempat lain.

Bukankah tawaran dari pemerintah akan ada kawasan ekonomi khusus itu memudahkan pengusaha?

Kawasan ekonomi khusus pun juga ada persyaratannya. Misalnya Batam itu juga kawasan ekonomi khusus tetapi infrastrukturnya sudah disiapkan. Sekarang kalau memang ditetapkan katakanlah Kepulauan Seribu kawasan ekonomi khusus infrastrukturnya tidak mudah juga, misalnya pelabuhan harus dilihat apakah kapal besar bisa menepi ke situ. Hal-hal seperti itu juga harus dilihat sehingga pada saat diputuskan di suatu tempat itu semua sudah dikaji lebih mendalam.

Kalau harus kemudian memang terlaksana, industri harus merelokasi keluar dari Jakarta hitung-hitungan pengusaha berapa besar?

Kalau merelokasi sebetulnya ada beberapa industri sudah melakukan itu. Mereka dengan kenaikan UMP 2012-2013 dimana Jakarta di atas 40 persen dan industri-industri yang padat karya merasa sangat terpukul dan keberatan, kemudian ada beberapa yang sudah mengajukan penangguhan dan disetujui tetapi banyak juga yang tidak tetapi akhirnya mereka berpikir pindah itu sudah terjadi. Pindah itu pilihannya lebih kepada daerah yang katakanlah di Jawa Barat bagian selatan, di Jawa Tengah atau Jawa Timur. Pertimbangannya lebih kepada infrastrukturnya apakah itu jalan, dekat pelabuhan, ketersediaan listrik atau gas, dan ketersediaan tenaga kerjanya.

Jadi tidak sekadar melihat UMP-nya lebih rendah dari Jakarta ya?

Iya betul sekali. Saya kira itu bahasa yang tepat, tidak melihat dari sekadar UMP saja.

Anda tadi menyebutkan ada beberapa industri yang bisa direlokasi dan tidak bisa. Yang tidak bisa ini apa saja?

Yang tidak bisa tentu yang investasinya saya kira sangat tinggi misalnya industri kimia. Tentu industri-industri yang tinggi yang investasinya membutuhkan return of investment butuh lebih dari 30-50 tahun.

Pengusaha sendiri pernah diajak berbicara oleh Pemprov DKI Jakarta mengenai rencana ini?

Saya kira belum untuk hal ini. Tetapi ini biasa kalau memang ada seperti ini ide-ide itu muncul, setelah muncul baru dikaji, didiskusikan. Saya kira ke depan tidak mudah untuk merelokasi dan tidak mudah untuk mengentaskan status kawasan ekonomi khusus, tidak mudah juga satu daerah dipusatkan sebagai kawasan industri.

Kalau misalnya ditetapkan tahun ini kawasan ekonomi ini harus sudah siap dihuni. Butuh berapa lama bagi pengusaha untuk merelokasi?

Sekali lagi mungkin yang penting adalah kita juga harus dipastikan mengenai infrastrukturnya. Rasanya kalau misalnya untuk ketersediaan listrik, pengolahan limbahnya rasanya setahun ini tidak mungkin bisa disiapkan.
 
Butuh dua tahun untuk relokasi?

Saya kira bisa lebih, mungkin bisa sampai lima tahun. 
    

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pegawai KPK Berstatus ASN, Independensi KPK Terancam