12 Tahun, Tapi Sudah Bikin Robot Canggih

Usianya baru 12 tahun, tapi jangan tanya apa yang bisa ia lakukan.

Senin, 16 Sep 2013 18:41 WIB

Author

Vivi Zabkie

12 Tahun, Tapi Sudah Bikin Robot Canggih

robot, Rohan Agrawal

Usianya baru 12 tahun, tapi jangan tanya apa yang bisa ia lakukan. Rohan Agrawal memang baru seumuran sobat teen, tapi dia sudah bisa membuat program komputer yang rumit dan menciptakan robot!


Agrawal memang tertarik pada bahasa pemrograman komputer sejak usia dini. Saat usia 4 tahun, dia melihat mesin pencari Google dan langsung terkesima. ”Aku bertanya apa ibu, bagaimana cara Google bekerja dan dia bilang kalau program itu dibuat dengan HTLM,” cerita Agrawal soal bahasa pemrograman yang pertama ia kenal. 


Sejak itu ia mulai belajar bahasa pemrograman dan pada usia 5 tahun dia sudah membangun situs sendiri. Setelah jalan-jalan ke kawasan penjualan elektronik, ia mulai tertarik pada pembuatan perangkat keras.  Pada usia 10 tahun ia berhasil mendapat lisensi untuk radio yang dia ciptakan sendiri. 


Kedua orangtua Agrawal sangat mendukung anaknya. Ayah ibunya yang insinyur itu terus mengasah ketertarikan anaknya.  Saat anaknya bergabung dalam kelompok Hacker Dojo, yang mendorong anggotanya menciptakan robot dengan anggaran minim, ayahnya melobi perusahaan OLogic agar anaknya bisa magang disana. 


Nah, di OLogic ia berkembang pesat. Banyak sekali ciptaanya. Salah satunya robot yang bisa mengantarkan keliling kantor sendiri dan mengantarkan snack. 


Oh ya, Ologic enggak bisa menggaji  Agrawal karena dia masih anak-anak, jadi perusahaanya itu menggantikannya dengan membelikannya makan siang. 


Apa sih resep Agrawal hingga bisa mencapai banyak hal lewat hobinya? ”Kalau kamu tertarik pada satu hal, jangan takut buat mendalaminya,” kata Agrawal memberi nasehat. (mashable)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Menteri Nadiem Makarim Diminta Kaji Ulang Kebijakan Kampus Merdeka