Pemerintah Ingin Minyak Sawit Jadi Biodiesel 100 Persen dan Avtur

"Jadi secara perlahan dan bertahap, kita sebenarnya jelas bisa melepaskan diri dari berbagai tekanan di dunia ini," kata Menko Darmin.

BERITA , NASIONAL

Senin, 12 Agus 2019 19:10 WIB

Author

Dian Kurniati

Pemerintah Ingin Minyak Sawit Jadi Biodiesel 100 Persen dan Avtur

Ilustrasi: B20, bahan bakar nabati dari campuran 80 persen solar dan 20 persen minyak sawit. (Foto: ANTARA)

KBR, Jakarta- Pemerintah menargetkan bisa memproduksi bahan bakar dari minyak kelapa sawit murni atau B100 pada tahun 2022.

Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, PT Pertamina dan sejumlah perusahaan minyak kelapa sawit sudah berkomitmen untuk investasi mengolah minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) menjadi B100.

Darmin mengatakan, investasi pengolahan CPO menjadi B100 akan dimulai awal tahun 2020. Tahun 2023, produksi B100 diproyeksikan bisa mencapai 5 juta kiloliter, dan tahun 2027 jumlah produksinya diperkirakan bisa naik lagi menjadi 10 juta kiloliter.

"Setelah memproduksi B100, teknologi pengolahan minyak kelapa sawit akan terus dikembangkan agar bisa juga memproduksi avtur pesawat terbang dari CPO murni," kata Menko Darmin di kantor Presiden, Jakarta, Senin (12/8/2019).

"Tadi juga Pertamina melaporkan, sebenarnya kita tidak ada impor avtur lagi sejak Mei 2019. Itu sudah dibuat Pertamina dari processing dari crude oil sampai hasilkan beberapa BBM, sampai dengan avtur. Jadi secara perlahan dan bertahap, kita sebenarnya jelas bisa melepaskan diri dari berbagai tekanan di dunia ini," kata Darmin. 

Baca Juga: Pertamina Produksi Green Diesel, Bisa Kurangi Impor BBM Rp25 Triliun

Selain B100, pemerintah juga sudah menyiapkan dua varian bahan bakar lain dari CPO murni, yakni D100 dan green diesel.

Namun, bahan bakar berbasis sawit yang sudah teralisasi saat ini baru B20, yang terdiri dari campuran 80 persen solar dan 20 persen CPO.

Menurut Menko Darmin, bulan Oktober 2019 mendatang pemerintah baru akan memulai uji coba penggunaan B30 pada kendaraan, kemudian uji coba B50 pada Desember 2020. 

Sepanjang Januari-Juli 2019, pemerintah mencatat realisasi penggunaan B20 mencapai 97,5 persen. Dalam periode tersebut, penyaluran CPO untuk B20 hampir 3,5 juta kiloliter, dan diproyeksikan akan terus bertambah hingga 6,1 juta kiloliter pada akhir tahun 2019. 

Editor: Adi Ahdiat

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

News Beat

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 20