Ahmad Dhani: Buni Yani Tak Punya Niat Jahat Unggah Video Ahok

"Niat dari Buni Yani adalah bertanya kepada masyarakat apakah Ahok melakukan tindakan penistaan. Jadi tidak ada mensrea dari Buni Yani untuk melakukan sebuah tindak kriminal pelanggaran hukum ITE."

Selasa, 22 Agus 2017 22:15 WIB

Author

Arie Nugraha

Ahmad Dhani: Buni Yani Tak Punya Niat Jahat Unggah Video Ahok

Musisi Ahmad Dhani Prasetyo bersaksi untuk Buni Yani di sidang Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, Selasa (22/8/2017). (Foto: KBR/Arie Nugraha)

KBR, Bandung - Musisi Ahmad Dhani Prasetyo menganggap Buni Yani tidak berniat jahat ketika mengunggah video yang berisi pernyataan dari Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ketika menjabat Gubernur DKI Jakarta mengenai Surat Almaidah 51.

Pernyataan Ahmad Dhani itu disampaikan ketika dihadirkan sebagai saksi yang meringankan pada sidang kasus dugaan penyebaran informasi SARA dengan tersangka Buni Yani di Pengadilan Negeri Bandung Jawa Barat, Selasa (22/8/2017).

Dalam sidang ke-10 itu, Ahmad Dhani mengatakan tidak mengetahui kalau Buni Yani mengunggah video potongan pernyataan Ahok tentang Almaidah 51 di media berbagi video Youtube. Dhani hanya tahu ada video yang diunggah akun resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, setelah ia diberitahu temannya yang bernama Ramdan.

Meski tidak mengetahui video unggahan Buni Yani, Ahmad Dhani beranggapan terdakwa hanya melaporkan kepada masyarakat melalui akun Facebook bahwa telah terjadi penistaan agama.

"Dalam sidang saya menjelaskan bahwa Saudara Buni Yani tidak ada mensrea, tidak ada niatan untuk melakukan suatu tindak kejahatan. Niat dari Buni Yani adalah bertanya kepada masyarakat apakah Ahok melakukan tindakan penistaan. Jadi tidak ada mensrea dari Buni Yani untuk melakukan sebuah tindak kriminal pelanggaran hukum ITE," kata Ahmad Dhani kepada wartawan di Gedung Perpustakaan dan Arsip, Bandung, Selasa (22/8/2017).

Baca juga:


Ahmad Dhani mengatakan ia bersedia bersaksi di persidangan Buni Yani karena menganggap ada kriminalisasi terhadap warga negara yang melaporkan adanya pelanggaran hukum.

Menurut anggapan Ahmad Dhani, meski Buni Yani tidak menggunggah video Ahok di Kepulauan Seribu itu, ia yakin masyarakat lambat laun akan mengetahui hal tersebut karena video diunggah oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Masyarakat pasti marah karena postingan itu, karena bisa dipotong bagian Ahok yang ngomong (Al Maidah) itu. Seharusnya jangan digelontorkan seperti itu," ujar Ahmad Dhani.

Saat Ahmad Dhani memberikan keterangan kepada wartawan, sejumlah anggota kelompok Bang Japra sempat berusaha menghalang-halangi wartawan.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18