Sebelum Meninggal, Michael Jackson Punya Utang $500 Juta

KBR68H

BERITA

Rabu, 14 Agus 2013 13:16 WIB

Author

Doddy Rosadi

Sebelum Meninggal, Michael Jackson Punya Utang $500 Juta

michael jackson, terlilit utang, persidangan, AEG Live

KBR68H – Penyanyi pop Michael Jackson mempunyai utang dalam jumlah besar ketika dia meninggal pada 25 Juni 2009. Akuntan forensik William R. Ackerman, yang bersaksi di pengadilan mengungkapkan, Jacko – panggilan Michael Jackson – punya utang sekitar $400-$500 juta.

“Dia menggunakan sebagian besar uangnya untuk membeli perhiasan, jalan-jalan, untuk amal, hadiah dan perabot rumah yang mahal,”kata Ackerman yang menjadi saksi dari AEG Live dalam persidangan kematian Jacko.

Dalam kesaksiannya itu, Ackerman membeberkan tentang kondisi keuangan King of Pop itu. Menurut Ackerman, Neverland Ranch yang merupakan tempat bermain anak-anak telah menguras kantong Jacko untuk biaya perawatan, gaji staf serta kebun bintangan dan kereta yang selalu berkeliling di area tersebut.

“Pengeluaran terbesar Jackson adalah bunga dari utang. Bunga utangnya berkisar dari mulai 7 persen hingga 16,8 persen per tahun,”ujarnya.

Pada 1993, Jacko hanya punya utang $30 juta. Hanya dalam waktu lima tahun, jumlah utangnya melonjak menjadi $140 juta. Dalam rentang waktu 2001 hingga 2009, jumlah utangnya bertambah $170 juta.

“Dia hidup dalam belitan utang,”jelasnya.

Ackerman juga mengungkapkan, konser yang dilakukan Jackson tidak menghasilkan keuntungan. Konser Danger hanya balik modal dan konser HIStory malah merugi $11,2 juta.

Sejak 2007, Jackson tidak lagi menerima pinjaman dan dia juga telat tiga sampai empat bulan membayar cicilan untuk rumah di San Fernando Valley, tempat ibunya tinggal. Ackerman adalah ahli yang diminta bersaksi dalam kasus sidang kematian Michael Jackson yang diduga karena kesalahan dokter yang disewa oleh perusahaan asuransi AEG Live.

Keluarga Jackson menggugat AEG Live karena dinilai tidak melakukan pengawasan terhadap Conrad Murray, dokter yang memberikan anestesi dalam jumlah yang overdosis kepada Jackson, beberapa minggu sebelum kematiannya. (Mirror)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Ngobrol Serius, Tapi Santai: Tips Hadapi Hoax dan Hate Speech

Podcast Kita: Kekerasan terhadap Perempuan

Smara on 7 Podcast

Podokasi: Podcast Edukasi

Kabar Baru Jam 18