Raja Arab Turun Tangan Pindahkan Pria Seberat 600 kg

Kamu bisa bayangkan nggak bagaimana rasanya punya berat badan sekitar 600 kg?

Kamis, 22 Agus 2013 11:51 WIB

Author

Feriani Untari

Raja Arab Turun Tangan Pindahkan Pria Seberat 600 kg

obesitas, arab

Kamu bisa bayangkan nggak bagaimana rasanya punya berat badan sekitar 600 kg? Pasti bakal kesulitan berjalan ya! Itulah yang dialami sama Khalid bin Mohsen Shaari. Cowok asal Arab Saudi ini sampai dibantu sama Raja Arab Saudi untuk membantunya menjalani perawatan.

Raja Abdullah dari Arab Saudi telah campur tangan untuk membantu Khalid yang dinobatkan menjadi salah satu orang terberat di dunia. Raja memberi perintah agar Khalid bin Mohsen Shaari, yang memiliki berat 1.345 pounds atau setara 610 kg dipindahkan dari provinsi perbatasan selatan Jazan ke Riyadh untuk menjalani perawatan. Tentu saja, Khalid dibantu karena ia tak bisa jalan sendiri.

Menurut Guinness World Records, sebelumnya rekor orang terberat di dunia dipegang oleh Manuel Uribe dari Meksiko, yang beratnya mencapai 1.235 pounds atau 560 kg pada tahun 2006. Tetapi, setelah hadir di acara televisi untuk meminta bantuan, ia berhasil menurutkan berat badannya pada Maret 2012 menjadi 980 pounds atau 444,6 kg.

Juru bicara resmi untuk Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengatakan bahwa Khalid masih berumur antara 18 sampai 20 tahun. Wartawan sempat menangkap gambar yang menunjukkan sebuah truk forklift mengangkatnya ke tempat tidur.

Khalid dirawat di King Fahd Medical City, dan menjalani serangkaian program makan dan fisik untuk membantunya menurunkan berat badan, kata juru bicara itu. Sampai-sampai, ada tempat tidur khusus dan troli telah dibuat untuknya. Wah wah...

Kasus ini menunjukkan, obesitas merupakan masalah yang berkembang di negara Arab. Menurut PBB, Kuwait memiliki angka tertinggi orang dewasa yang gemuk di Timur Tengah, dengan 42,8% penduduknya dianggap sangat kelebihan berat badan. Tempat kedua diduduki Arab Saudi dengan 35,2%. Obesitas bukan cuma menimbulkan masalah sosial, tapi juga menimbulkan kekhawatiran ekonomi. Menurut sebuah laporan oleh Frost & Sullivan, pengeluaran kesehatan di Kawasan Teluk akan naik tiga kali lipat menjadi US$ 133.2 miliar pada tahun 2018, terutama sebagai akibat dari penyakit gaya hidup.

Nah, makin tahu pentingnya jaga pola makan ya. Negara juga bisa ikut terbeban akibat masalah kesehatan kita. (edition.cnn)


Editor: Vivi Zabkie

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18