Awas, Ada Penyakit Kirim Pesan Saat Tidur!

Kamu mungkin sering bawa telepon genggam ke tempat tidur bukan?

Selasa, 27 Agus 2013 15:10 WIB

Author

Ali Maksum

Awas, Ada Penyakit Kirim Pesan Saat Tidur!

kelainan tidur, gadget, telepon genggam, sleep texting

Kamu mungkin sering bawa telepon genggam ke tempat tidur bukan? Rasanya susah ya berpisah dengan gadget kesayangan. Eh jangan dijadikan kebiasaan loh. Salah-salah nanti bisa terkena penyakit kelainan tidur, sleep texting! Yup, kirim pesan saat tidur. Penyakit ini trennya sedang meningkat.

Begitulah hasil penelitian di Amerika. Sekarang, ada penyakit kirim pesan saat tidur.

Menurut profesor ahli keperawatan Elizabeth Dowdell, mengirim pesan saat tidur biasanya terjadi dua jam setelah kita terlelap. Penyakit ini menyebabkan penderitanya mengalami situasi memalukan. Seorang mahasiswa di Amerika pernah mengirim pesan yang salah kepada temannya karena tanpa sadar mengetik pesan saat tidur dan mengirimkannya.

Cara menyembuhkan penyakit ini sebetulnya tergolong gampang. Dokter Spesialis Masalah Kelainan Tidur Josh Werber mengatakan, cukup dengan tidur 7 hingga 8 jam saat malam hari. Tidur adalah proses restoratif (pemulihan) yang sangat penting. Ketika kita sepenuhnya terlibat di dalam proses tidur itu dan tidak mendapatkan jumlah istirahat yang kita butuhkan, maka otak tidak mengalami proses pemulihan itu. Kondisi ini bakal mempengaruhi kita pada esok hari.

Cara lain yang gampang tentu jangan taruh telepon genggam di dekat tempat kita tidur. Kalau bisa matikan semua gadget kita bisa tidur dengan tenang dan lelap. (foxnews)


Editor: Vivi Zabkie

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Bekas Napi Koruptor Harus Jeda Lima Tahun Sebelum Maju di Pilkada