Beri Semangat Keluarga yang Isolasi Mandiri, Warga Pasang Bendera Merah Putih

Menjadi pengingat agar warga yang menjalani isolasi mandiri tidak keluar rumah sementara waktu hingga dinyatakan sembuh.

BERITA | NUSANTARA

Jumat, 09 Jul 2021 10:41 WIB

Author

Muhamad Ridlo Susanto

Beri Semangat Keluarga yang Isolasi Mandiri, Warga Pasang Bendera Merah Putih

Bendera Merah Putih terpasang di rumah salah satu warga yang menjalani isolasi mandiri di Ds. Jeruk Agung, Kec. Klirong, Kab. Kebumen. Foto Humas Polres Kebumen

KBR, Kebumen- Warga Desa Jeruk Agung, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, memasang bendera Merah Putih di depan puluhan rumah warga yang tengah menjalani isolasi mandiri karena terinfeksi Covid-19.

Camat Klirong, Wawan Sujaka menjelaskan pemasangan bendera memiliki sejumlah makna. Yakni untuk menyemangati warga yang terkena Covid-19 agar punya semangat berlipat ganda untuk sembuh.

Kedua, menjadi pengingat agar warga yang menjalani isolasi mandiri tidak keluar rumah sementara waktu hingga dinyatakan sembuh. 

“Fungsi pemasangan bendera Merah Putih ini, seperti kita ketahui, pandemi Covid-19 ini, penularan ini, meluas, karena orang tidak peduli, antara satu orang dan orang lainnya. Sehingga harus kita bangkitkan jiwa nasionalismenya. Bagi yang isoman, mereka akan melihat bendera ini. Jika dia melanggar maka dia akan membahayakan saudaranya, bangsanya," kata Wawan Sujaka, dalam keterangan video, Kamis malam (8/7/2021).

Sementara, dari sisi orang lain, bendera Merah Putih adalah penanda bahwa yang tengah menjalani isolasi mandiri merupakan saudara sebangsa. Karenanya, ia bisa membantu dengan kemampuan yang dimiliki.

Menurut Wawan, untuk lepas dari pandemi virus korona, semangat menyelamatkan bangsa harus ditumbuhkan. Salah satunya dengan berupaya menumbuhkan semangat kebangsaan dengan bendera Merah Putih.

"Begitu pula bagi orang lain, jika melihat bendera ini, maka ia akan sadar bahwa orang yang menjalani isolasi mandiri adalah bangsanya. Bagian dari warganya yang harus ditolong. Jadi semangat Merah Putih yang perlu kita tumbuhkan untuk menyelamatkan bangsa ini,” kata Wawan Sujaka.

Camat Klirong, Wawan Sujaka mengatakan ada 44 warga di Desa Jeruk Agung, yang positif Covid-19. Sebagian besar menjalani isolasi mandiri. Dari jumlah itu, 20 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh, sisanya masih menjalani isolasi mandiri.

Editor: Sindu

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Lambannya Pencairan Bansos di masa PPKM Darurat

Kabar Baru Jam 8

Platform Para Pekerja untuk Saling Berbagi

Kabar Baru Jam 10