Rumah DP Nol Rupiah, 1.790 Calon Penghuni Sudah Lolos Seleksi

“Sesuai Peraturan Gubernur 104/2018, Program Samawa Rumah DP Nol Rupiah ditargetkan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), warga DKI Jakarta yang memenuhi persyaratan."

BERITA , NASIONAL

Rabu, 24 Jul 2019 16:28 WIB

Author

Adi Ahdiat

Rumah DP Nol Rupiah, 1.790 Calon Penghuni Sudah Lolos Seleksi

Rumah susun DP nol rupiah di Pondok Kelapa, Jakarta (2/7/2019). Saat ini progres pembangunannya sudah di atas 90 persen dan dipastikan akan rampung pada Agustus 2019. (Foto: ANTARA/Reno Esnir)

KBR, Jakarta- Dari 2.359 orang pendaftar, ada 1.790 orang yang lolos seleksi program Solusi Rumah Warga (Samawa). Proses seleksi penerima rumah DP nol rupiah ini dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta.

“Sesuai Peraturan Gubernur 104/2018, Program Samawa Rumah DP Nol Rupiah ditargetkan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), warga DKI Jakarta yang memenuhi persyaratan," kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Pemprov DKI Jakarta, Kelik Indriyanto, seperti dikutip Antara, Rabu (24/7/2019).

"Program ini menerapkan proses seleksi kepada calon penghuni, untuk memastikan kesesuaian dengan syarat yang ditetapkan, sehingga peruntukan fasilitas hunian yang tepat sasaran," jelasnya lagi.

Para pendaftar yang lolos seleksi dan verifikasi dokumen kemudian diminta melengkapi berkas pengajuan kredit. Mereka juga diajak langsung memilih unit di lokasi Rusunami Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Program rumah DP nol rupiah ini memberi skema kredit dengan jangka waktu cicilan selama 15 - 20 tahun, dengan cicilan bulanan antara Rp2 juta - Rp2,4 juta.

Program ini diberikan kepada warga ber-KTP DKI Jakarta yang berpenghasilan sekitar Rp5 juta - Rp7 juta per bulannya.

Editor: Agus Luqman

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Masyarakat Sipil Tolak Rencana Amandemen UUD 1945