Inilah Lelang Proyek 7 Ruas Jalan Tol Senilai 151 T

"Investasi swasta dibutuhkan kerena pendanaan pemerintah dalam penyediaan infrastruktur terbatas."

BERITA | NASIONAL | NASIONAL

Selasa, 23 Jul 2019 08:14 WIB

Author

Adi Ahdiat

Inilah Lelang Proyek 7 Ruas Jalan Tol Senilai 151 T

Presiden Joko Widodo (kiri) dan Dirut Jasa Marga Desi Arryani (kanan) saat meninjau ruas jalan tol Manado-Bitung di Sulawesi Utara (5/7/2019). (Foto: ANTARA/Puspa Perwitasari)

KBR, Jakarta- Tahun ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) akan melelang tujuh ruas jalan tol. Nilai investasi totalnya mencapai sekitar Rp151 triliun.

Kepala BPJT Danang Parikesit menyebutkan, tujuh ruas tol yang akan dilelang adalah:

  1. Jalan Tol Semanan–Balaraja sepanjang 31,9 km;
  2. Kamal–Teluknaga–Rajeg sepanjang 38,6 km;
  3. Akses Menuju Pelabuhan Patimban sepanjang 37,7 km;
  4. Gedebage–Tasikmalaya – Cilacap sepanjang 184 km;
  5. Yogyakarta–Bawen sepanjang 77 Km;
  6. Solo–Yogyakarta–New Yogyakarta International Airport (NYIA) Kulon Progo sepanjang 91,93 km, dan;
  7. Balikpapan–Penajam Paser Utara sepanjang 7,35 Km.

“Dari tujuh ruas tol, Jalan Tol Balikpapan Penajam Paser Utara sudah dilakukan pelelangan dengan metode lelang hak menyamakan penawaran (right to match) pada PT. Tol Teluk Balikpapan. Ruas tol lainnya masih dalam tahap finalisasi desain,” kata Danang dalam keterangan resminya, Senin (22/7/2019).

Keterlibatan swasta dalam proyek ini akan dilakukan melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

“Melalui skema KPBU, pemerintah bertujuan mengatasi ketimpangan pendanaan infrastruktur, terutama jalan tol, demi ketepatan waktu penyelesaiannya, sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi negara dan masyarakat,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Kepala BPJT juga menjelaskan, investasi swasta dibutuhkan kerena pendanaan pemerintah dalam penyediaan infrastruktur terbatas.

"Kemampuan APBN tahun 2020 – 2024 diproyeksikan hanya mampu memenuhi 30 persen atau sekitar Rp623 triliun dari total kebutuhan anggaran untuk penyediaan infrastruktur sebesar Rp2.058 triliun," jelasnya.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Tim Teknis Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Belum Ungkap Apapun