HUT Bhayangkara, Tito Minta Jokowi Naikkan Tukin

"Insyaallah dapat meningkat menjadi 100 persen. Tapi kami siap untuk menjaga stabilitas Kamtibmas Pak, pendapatan negara naik,"

BERITA , NASIONAL

Rabu, 10 Jul 2019 14:59 WIB

Author

Kevin Candra, Dian Kurniati

HUT Bhayangkara, Tito  Minta Jokowi Naikkan Tukin

Personel Brimob Polri melakuan atraksi bela diri menggunakan tongkat seusai upacara puncak perayaan HUT ke-73 Bhayangkara di Silang Monas, Jakarta. (Foto: Antara/Wahyu Putro A)

KBR, Jakarta- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) meminta agar Presiden Joko Widodo menaikan tunjangan kinerja bagi TNI-Polri sebesar seratus persen. Kepala Polisi Republik Indonesia, Tito Karnavian mengatakan, kenaikan itu untuk meningkatkan kualitas TNI-Polri dalam menjalankan tugas negara.

"Tersimpan harapan kepada Bapak Presiden. Kiranya tunjangan kinerja anggota TNI dan Polri di masa kepemimpinan bapak lima tahun ke depan, Insyaallah dapat meningkat menjadi 100 persen. Tapi kami siap untuk menjaga stabilitas Kamtibmas Pak, pendapatan negara naik," kata Kapolri, Tito Karnavian, ketika peringatan HUT ke-73 Bhayangkara yang berlangsung di halaman Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat, Rabu (10/7/2019).

Kapolri, Tito Karnavian menyebut jika Presiden menyetujui untuk menaikkan tunjangan kinerja, maka TNI-Polri akan meningkatkan stabilitas keamanan Republik Indonesia. Sehingga, pemerintah dapat melaksanakan program pembangunan dengan lancar, guna meningkatkan kesejahteraan rakyat dan meningkatkan pendapatan nasional.

Pada Juli 2018 lalu, Presiden Jokowi sudah menaikan tunjangan kinerja TNI-Polri sebesar 70 persen.

Sementara itu, Presiden Jokowi meminta Kepolisian untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam menangani korupsi, illegal logging, dan illegal fishing.

Jokowi menyebut, kasus-kasus tersebut berhubungan erat dengan kekayaan negara, yang selalu mendapat perhatian dari masyarakat.

Selain itu, Presien juga meminta Kepolisian tidak langsung puas dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Polri harus terus meningkatkan transparansi. Terus tingkatkan kualitas pelayanan publik yang modern, yang mudah, dan yang cepat," kata Jokowi.

Presiden Jokowi menambahkan, indeks reformasi birokrasi Kepolisian juga semakin meningkat, karena banyak zona integritas telah dibangun oleh Polisi. Apalagi, kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum itu semakin meningkat.

Jokowi menambahkan, Kepolisian juga harus bersiap menghadapi berbagai tantangan memberantas kejahatan yang semakin kompleks. 


Editor: Kurniati Syahdan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17