Darmin Nasution: Capaian Pertumbuhan Ekonomi Nasional Relatif Tinggi

"Pada 2018, pertumbuhan kita 5,17 persen, dan pada triwulan I 2019, 5,07 persen. Pertumbuhan yang relatif tinggi tersebut, diiringi dengan kualitas yang semakin baik," ujar Darmin Nasution.

, BERITA , NASIONAL

Jumat, 26 Jul 2019 00:21 WIB

Author

Astri Yuanasari

Darmin Nasution: Capaian Pertumbuhan Ekonomi Nasional Relatif Tinggi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. (Foto: ANTARA)

KBR, Jakarta- Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengklaim pencapaian pertumbuhan ekonomi nasional relatif tinggi. Selain itu, pertumbuhan ekonomi juga diiringi dengan beberapa hal yang semakin baik, misalnya penurunan angka kemiskinan, tingkat pengangguran, penurunan ketimpangan, dan stabilitas inflasi.

"Pada tahun 2018, pertumbuhan kita 5,17 persen, dan pada triwulan I 2019, 5,07 persen. Pertumbuhan yang relatif tinggi tersebut, diiringi dengan kualitas yang semakin baik, sebagaimana tercermin dari penurunan tingkat kemiskinan, penurunan tingkat pengangguran, penurunan ketimpangan serta penurunan inflasi dan juga stabilitas inflasi," kata Darmin Nasution pada Rakornas Pengendalian Inflasi 2019 di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (25/7/2019).

Pertumbuhan ekonomi Indonesia, kata Darmin, masih tetap dapat dipertahankan terus meningkat, meskipun tingkat pertumbuhan itu tidak termasuk tinggi jikalau dibandingkan dengan beberapa negara lain.

Menko Darmin menjelaskan, pemerintah dalam rentang waktu empat tahun terakhir, dapat menjaga realisasi inflasi sedikit diatas 3 persen. Misalnya, laju inflasi 2018 yang mencapai 3,13 persen year on year, dan inflasi bulan Juni 2019 sebesar 3,28 persen year on year. Kata dia, pencapaian tersebut, masih dalam rentang sasaran nasional sebesar 3,5 persen dengan deviasi 1 persen.

Sebelumnya, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengklaim, penurunan kemiskinan di Indonesia berjalan pada rel yang baik. Data BPS mencatat, prosentase penduduk miskin pada Maret 2019 sebesar 9,41 persen, atau turun 0,25 persen dibandingkan prosentase September 2018, dan juga menurun 0,41 persen dari prosentase Maret 2018. 

Tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia pada Maret 2019, yang diukur oleh Gini Ratio adalah sebesar 0,382. Angka ini menurun 0,002 poin dibanding September 2018, dan 0,007 poin jika dibandingkan dengan Gini Ratio Maret 2018 yang sebesar 0,389.

Editor: Fadli Gaper

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - BERITA

Most Popular / Trending

Melawan Sampah Plastik di Samarinda

Melawan Sampah Plastik di Samarinda

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18