Share This

Kemenkes Jamin Vaksin MR untuk 1 Agustus, Halal

Kementerian Kesehatan menegaskan vaksin campak rubella (MR) yang diberikan pada 1 Agustus mendatang, halal.

BERITA , NASIONAL

Selasa, 24 Jul 2018 15:20 WIB

Ilustrasi: Petugas kesehatan menyiapkan vaksin Measles Rubella (MR) di Bandung, Selasa (1/8). (Foto: ANTARA/ Fahrul J)

KBR, Jakarta - Kementerian Kesehatan menegaskan vaksin campak rubella (MR) yang diberikan pada 1 Agustus mendatang, halal. Hal ini merespons keraguan dan penolakan sejumlah sekolah, seperti di Balikpapan, Kalimantan Timur lantaran vaksin itu belum memiliki label halal.

Direktur Kesehatan Keluarga Kemenkes, Eni Gustina menyatakan, vaksin-vaksin tersebut sedang dalam proses pelabelan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Selain itu, fatwa MUI pada 2016 juga telah memperbolehkan vaksin.

"Sebenarnya kita sudah punya fatwa MUI. Memang di situnya belum ada label MUI, sedang dalam proses," terangnya kepada wartawan di Gedung Kemenkes, Jakarta, Selasa (24/7/2018).

"Upaya kami memang satunya ke kementerian agama dan MUI. Bahkan awal tahun kemarin ibu menteri sengaja sowan ke menteri agama dan juga bicara soal vaksin," tambahnya.

Dalam fatwa no 4 tahun 2016 tentang imunisasi, MUI menyatakan vaksin hukumnya diperbolehkan atau mubah. Namun, pada kondisi di mana anak akan sakit jika tidak dapat vaksin, maka vaksin jadi wajib hukumnya.

Eni menjelaskan, saat ini persiapan pemberian vaksin hampir selesai. Seluruh vaksin dan peralatan pendukung kini sudah sampai didistribusikan di level provinsi. "Insya Allah 1 Agustus semua berjalan sesuai target," paparnya.

Eni yang bergelar master kesehatan publik ini mengungkapkan, Kemenkes terus mendekati masyarakat yang masih ragu akan vaksin. Salah satunya, di Kalimantan Barat, Kemenkes merekrut dan melatih perwakilan warga menjadi petugas vaksin atau petugas kesehatan.

Hal tersebut dilakukan supaya warga di sana memahami manfaat dan keamanan vaksin. "Sedikit demi sedikit mereka jadi terbuka," ujarnya.

Baca juga:




Editor: Nurika Manan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.