Share This

Jokowi Tunggu Kelahiran Cucu Keduanya di Jakarta

Jokowi langsung bergegas ke Jakarta untuk menunggu proses kelahiran cucu keduanya.

BERITA , NASIONAL

Selasa, 31 Jul 2018 22:30 WIB

Presiden Jokowi saat mengunjungi toko kopi bersama Iriana, Kahiyang dan Kaesang. (Foto: ANTARA/ Reno E)

KBR, Bogor - Anak kedua Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu diperkirakan melahirkan anak pertamanya pada Rabu (1/8/2018) besok.

Kabar ini disampaikan keluarga besan sekaligus Sekjen Hanura Herey Lontung. Usai bertemu dengan para sekjen partai di Bogor, Jokowi langsung bergegas ke Jakarta untuk menunggu proses kelahiran cucu keduanya.

"Besok lahirannya. Doakan ya," ujar Herry.

Menurut Herry untuk waktu melahirkannya belum bisa dipastikan. Saat berita ini diturunkan, Kahiyang sudah berada di rumah sakit.

Putri Jokowi itu rencananya menjalani proses persalinan di RS YPK Theresia Menteng. Ini merupakan cucu kedua bagi Jokowi setelah sebelumnya anak pertamanya, Gibran Rakabuming memberikan cucu laki-laki bernama Jan Ethes Srinarendra.

Presiden Jokowi sebelumnya mengumpulkan para sekretaris jenderal partai pendukungnya di Kompleks Kebun Raya Bogor, Selasa (31/7/2018) malam. Pertemuan tersebut guna membahas sejumlah hal menyongsong Pilpres 2019.

Baca juga:




Editor: Nurika Manan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.