Share This

Basarnas Sebut Ada 6 Orang Dalam Helikopter yang Jatuh di Candiroto

Helikopter itu sedang menjalankan misi penyelamatan letusan kawah di kawasan Dieng yang terjadi siang tadi.

, BERITA , NASIONAL

Minggu, 02 Jul 2017 19:04 WIB

Helikopter Dauphin HR 3602 . Foto: Basarnas

KBR, Jakarta - Badan SAR Nasional (Basarnas) mengonfirmasi helikopter yang jatuh di kawasan  Canggal, Candiroto, Temanggung, Jawa Tengah. Kepala Operasional Basarnas Heronimus Guru mengatakan, ada 6 orang dalam helikopter tersebut. Antara lain 4 penyelamat, satu pilot dan satu pembantu pilot.

Menurutnya, helikopter itu sedang menjalankan misi penyelamatan letusan kawah di kawasan Dieng yang terjadi siang tadi.

"Informasi tentang kejadian kecelakaan pesawat iya betul kami sudah dapat informasi. Konfirmasi untuk kecelakaan iya sudah, hanya bagaimana kondisi terakhir belum tahu kami. Berarti benar helikopter yang kecelakaan milik Basarnas? Betul milik Basarnas, 3602. Yang jelas ada 4 rescuers atau penyelamat dan pilot dan satu pembantunya," jelas Heronimus Guru kepada KBR, Minggu (2/7/2017).

Baca juga: 10 Wisatawan Terluka Akibat Kawah di Kawasan Dieng Meletus

Heronimus Guru menambahkan, tim dari Basarnas Pusat bersama dengan Kepala Basarnas sedang menuju ke lokasi jatuhnya helikopter tersebut. Ia belum dapat memastikan kondisi korban jatuh saat ini.  

Editor: Sasmito

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.